Konten dari Pengguna

Contoh Potensi Agraris dan Maritim di Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Potensi Agraris dan Maritim di Indonesia (Foto: Afif Ramdhasuma | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Potensi Agraris dan Maritim di Indonesia (Foto: Afif Ramdhasuma | Unsplash.com)

Indonesia adalah negara kepulauan yang luas dan dilewati garis khatulistiwa. Negara ini juga merupakan negara tropis yang sepanjang tahun bisa ditanami berbagai jenis tanaman pangan. Dengan wilayah laut Indonesia yang lebih luas dari wilayah daratannya, Indonesia termasuk negara maritim. Hasil laut Indonesia sangat beragam dan berkualitas sehingga sudah diekspor ke berbagai negara. Tuliskan contoh potensi agraris dan maritim di Indonesia! Simak ulasannya berikut ini.

Potensi Agraris dan Maritim di Indonesia

Ilustrasi Potensi Agraris dan Maritim di Indonesia (Foto: Kate | Unsplash.com)

Dengan wilayah daratan dan lautan yang begitu luas, Indonesia menyimpan banyak sekali potensi baik dari bidang agraris dan maritim. Berikut ini potensi agraris dan maritim di Indonesia yang dikutip dari buku Arif Cerdas untuk Sekolah Dasar Kelas 5 oleh Umi (2020:191):

Potensi Agraris

  • Sejak zaman dahulu Indonesia sudah terkenal sebagai negara yang memiliki tanah yang subur dan penghasil rempah-rempah. Beberapa contoh hasil pertanian atau perkebunan Indonesia adalah beras, jagung, kelapa sawit, tembakau, cengkih, kopi, teh, tebu, dan karet.

  • Banyak negara yang berminat dengan produk-produk hasil pertanian Indonesia. Ada banyak produk pertanian Indonesia yang secara rutin diekspor ke luar negeri dengan jumlah yang cukup besar. Beberapa contoh hasil pertanian atau perkebunan yang secara rutin diekspor adalah tembakau, biji cokelat, kayu manis, pala, lada hitam, lada putih, dan vanili.

Potensi Maritim

  • Indonesia memiliki sumber daya sangat potensial yang tersimpan di dalam laut Indonesia. Data dari FAO (Food and Agriculture Organization) pada 2015 menyebutkan bahwa Indonesia merupakan penghasil rumput laut dan tuna terbesar di dunia. Selain itu Indonesia juga merupakan penghasil kepiting dan udang terbesar kedua setelah Tiongkok. Produk-produk unggulan tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Produksi udang berpusat di wilayah Sumatra dan Jawa Barat. Sedangkan kepiting tersebar di wilayah Jawa, Sumatra, dan Kalimantan. Sulawesi dan Nusa Tenggara menjadi penghasil utama rumput laut. Sementara itu, Papua, Maluku, dan Sulawesi Utara menjadi kawasan penghasil tuna.

  • Perairan Indonesia menyimpan 70 persen potensi minyak karena terdapat kurang lebih 40 cekungan minyak yang ada dalam wilayah perairan Indonesia.

Itulah contoh potensi agraris dan maritim di Indonesia. Sebagai warga negara Indonesia kita harus bisa menjaga alam Indonesia agar berbagai potensi yang sudah disebutkan tadi bisa terus membawa keuntungan bagi masyarakat Indonesia. Kita juga harus mencintai produk dalam negeri agar para produsen dalam negeri bisa lebih berinovasi lagi. (KRIS)