Contoh Potensi Agraris dan Maritim di Indonesia yang Bisa Dimanfaatkan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia terkenal sebagai negara kepulauan yang memiliki banyak pulau dan wilayah daratan serta laut yang sangat luas. Coba tuliskan contoh potensi agraris dan maritim di Indonesia.
Potensi agraris merupakan potensi yang berhubungan dengan tanah salah satunya adalah pertanian, sawah dan lain sebagainya. Sedangkan potensi maritim adalah potensi yang berhubungan dengan kelautan.
Tuliskan Contoh Potensi Agraris dan Maritim di Indonesia
Dikutip dari buku Membangun Ekonomi Nasional yang Kokoh karya Nazaruddin Malik dkk., (2019) potensi agraris adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan tanah, hutan, air, dan lahan pertanian lainnya.
Sementara itu potensi maritim adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan laut, biota laut, mineral laut, dan jalur lalu lintas laut. Berikut ini adalah beberapa contoh potensi agraris dan maritim di Indonesia.
1. Potensi Agraris
Indonesia memiliki luas lahan pertanian sekitar 57 juta hektar, yang dapat ditanami berbagai jenis tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan.
Indonesia merupakan produsen dan eksportir utama beberapa komoditas pertanian seperti kelapa sawit, karet, kakao, kopi, teh, dan rempah-rempah.
Indonesia memiliki hutan tropis terluas di dunia, dengan keanekaragaman hayati yang tinggi. Hutan Indonesia menyimpan berbagai jenis kayu, rotan, damar, resin, madu, obat-obatan, dan lain-lain.
Indonesia memiliki sumber daya air yang melimpah, baik air permukaan maupun air tanah. Air ini dapat dimanfaatkan untuk irigasi pertanian, pembangkit listrik tenaga air (PLTA), pengolahan air minum, dan lain-lain.
2. Potensi Maritim
Indonesia memiliki wilayah laut sekitar 5,8 juta km2, dengan panjang garis pantai sekitar 81 ribu km. Wilayah laut ini memiliki berbagai jenis biota laut seperti ikan, udang, kepiting, kerang, rumput laut, terumbu karang, dan lain-lain.
Indonesia memiliki potensi tambang mineral laut seperti minyak bumi, gas alam, batubara, pasir besi, emas, perak, timah hitam, mangan, nikel, kobalt, dan lain-lain.
Indonesia memiliki jalur lalu lintas laut yang strategis karena berada di antara dua benua (Asia dan Australia) dan dua samudra (Pasifik dan Hindia). Jalur ini meliputi Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Lombok, Selat Makassar, dan lain-lain.
Baca juga: Alasan Indonesia Disebut Negara Maritim dan Agraris
Apabila muncul pertanyaan untuk tuliskan contoh potensi agraris dan maritim di Indonesia, penjelasan di atas menjadi jawaban yang lengkap. (WWN)
