Contoh Puisi Cita-citaku Menjadi Arsitek yang Mudah Dihafalkan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi Cita-citaku Menjadi Arsitek merupakan contoh puisi yang menceritakan tentang pekerjaan impian di masa depan. Puisi tersebut tentunya berisi ungkapan seorang anak yang ingin menjadi seorang arsitek ketika nanti telah dewasa.
Mengutip buku Memahami berbagai Etika Profesi dan Pekerjaan oleh I.D. Yuwono (2011), arsitek adalah sebuah profesi yang pekerjaannya berkaitan dengan merancang dan membuat bangunan dengan memadukan pengetahuan, seni, dan kreatifitas.
Bukan hanya membuat rumah atau pertokoan, seorang arsitek juga bertugas untuk merancang berbagai bangunan untuk fasilitas umum, contohnya seperti rumah sakit, sekolah, perguruan tinggi, perpustakaan, dan berbagai bangunan lainnya.
Tidak banyak anak-anak yang bercita-cita menjadi arsitek karena belum mengetahui karakteristik pekerjaan tersebut. Jika ditanya mengenai cita-cita, kebanyakan anak-anak akan menjawab profesi berseragam yang mereka anggap keren. Contohnya seperti guru, polisi, masinis, nahkoda, pilot, dan lain-lain.
Sudah selayaknya anak diberikan wawasan mengenai berbagai jenis profesi atau pekerjaan yang ada di dunia ini untuk menambah wawasannya. Arsitek merupakan salah satu profesi yang patut untuk diperkenalkan kepada anak-anak.
Profesi ini memegang peran penting dalam membangun berbagai jenis bangunan atau fasilitas lainnya. Tanpa adanya arsitek, maka berbagai gedung dan bangunan tidak bisa berdiri dengan bagus dan kuat.
Puisi Cita-citaku Menjadi Arsitek
Berikut adalah contoh puisi tentang cita-cita menjadi seorang arsitek yang dapat dibaca oleh anak-anak:
Tidak banyak yang tahu
Ingin jadi apa aku saat dewasa
Dari hilir hingga ke hulu
Aku bingung mau jadi apa
Suatu ketika
Bu guru memberiku buku cerita
Di dalamnya memuat berbagai pekerjaan sempurna
Menjadi arsitek termasuk yang ada di dalamnya
Saat itu, arsitek adalah pekerjaan yang kuminati
Kerjanya membangun rumah ke rumah dengan hati-hati
Gedung pencakar langit pun dibuat dengan kokohnya
Layaknya elang yang menembus langit di atas sana
Arsitek adalah pekerjaan mulia
Membantu sesama untuk memiliki tempat tinggal
Rumah sakit, swalayan, taman hiburan
Semua dibangun oleh arsitek yang penuh kreatifitas
Puisi Cita-citaku Menjadi Arsitek yang disebutkan di atas tentu sangat mudah dibaca dan dihafalkan oleh anak-anak. Selain dibaca di depan kelas, puisi tersebut juga dapat dibaca untuk lomba membaca puisi.
(DLA)
