Konten dari Pengguna

Contoh Puisi Cita-citaku Menjadi Polwan dengan Semangat

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi Cita-citaku Menjadi Polwan. (Foto: https://pixabay.com/id/)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi Cita-citaku Menjadi Polwan. (Foto: https://pixabay.com/id/)

Puisi telah mengalami perkembangan yang sangat pesat dan mengikuti setiap kemajuan perkembangan zaman. Saat ini, puisi begitu mudah diterima oleh masyarakat, karena selain memiliki unsur seni, puisi juga menjadi media bagi beberapa orang untuk menyampaikan isi hati dan perasaannya. Misalnya, siswa yang menyampaikan keinginannya melalui puisi cita-citaku menjadi polwan.

Dikutip dari buku Mengupas Puisi yang ditulis oleh Putu Sudarma (2020: 3), puisi merupakan karya sastra tertua dalam sejarah kehidupan manusia yang sejak dulu digunakan pada kegiatan ritual ataupun kegiatan sakral. Artikel kali ini membahas lebih lanjut mengenai puisi cita-citaku menjadi polwan yang ditulis oleh Gumantinr.

Puisi Cita-citaku untuk Menjadi Polwan

Ilustrasi Puisi Cita-citaku Menjadi Polwan. (Foto: https://pixabay.com/id/)

Berikut adalah contoh puisi cita-citaku menjadi polwan yang ditulis oleh Gumantinr.

Cita-citaku

Karya: Gumantinr

Mengenakan seragam dan topi

Berbaris dengan tegap dan rapi

Tampak bersahaja dan berani

Siap selalu untuk mengabdi

Aku ingin menjadi polwan

Yang berani, jujur, dan setia

Yang dapat mengharumkan

Untuk tanah airku Indonesia

Tidak akan pernah menyerah

Menjaga Indonesia agar selalu damai

Tidak akan pernah putus asa

Menjaga tanah air yang aku cintai

Sajak dari puisi di atas dapat digambarkan sebagai berikut:

Bait I: a-a-a-a, kata terakhir pada tiap baris adalah topi, rapi, berani, dan mengabdi. Semua huruf vokal pada bait I adalah i.

Bait II: a-b-a-b, kata terakhir pada tiap baris adalah polwan, setia, mengharumkan, dan Indonesia. Huruf vokal pada baik II adalah wan, tia, kan, dan sia.

Selain puisi Cita-citaku oleh Gumantinr, ada juga puisi tentang menjadi polwan yang ditulis oleh Rara yang dikutip dari buku Antologi Puisi Anak yang ditulis oleh CoretanRA (2021: 27).

Kuingin Menjadi Polwan

Karya: Rara

Berdiri tegak

Berseragam rapi

Memaki topi

Siap mengabdi

Aku ingin menjadi polwan

Berani, jujur, dan setia

Indonesiaku tercinta,

Berjayalah selalu…

Demikianlah puisi mengenai cita-cita menjadi polwan yang dapat dibacakan oleh siswi sekolah dengan semangat. Semoga cita-citamu tercapai, Amin! (CHL)