Konten dari Pengguna

Contoh Puisi Kemerdekaan 4 Bait yang Penuh Makna Mendalam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi kemerdekaan 4 bait. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Puisi kemerdekaan 4 bait. Sumber: unsplash.com

Puisi kerap menjadi salah satu karya yang banyak dipilih oleh masyarakat Indonesia sebagai salah satu bentuk partisipasi dan apresiasi di perayaan hari kemerdekaan pada 17 Agustus mendatang. Maka dari itu, tidak heran jika menjelang tanggal 17 Agustus, mulai banyak hasil karya berupa puisi dan karya-karya lainnya yang terpampang di sosial media. Untuk Anda yang sedang mencari referensi puisi kemerdekaan 4 bait, simak artikel ini sampai akhir, ya.

Contoh Puisi Kemerdekaan 4 Bait yang Penuh Makna Mendalam

Puisi kemerdekaan 4 bait. Sumber: unsplash.com

Mengutip dari Menggores Tinta Puisi, Ahmad Wahyudi, M.Pd., (2021:15), puisi adalah sebuah karya sastra yang dibuat untuk memberikan pengalaman dan memberi tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan pemaknaan khusus pada tiap puisi yang ditulis. Adapun beberapa contoh puisi kemerdekaan 4 bait yang penuh mendalam dan bisa menjadi referensi adalah sebagai berikut.

Puisi 1

17 Agustus

Kala kemerdekaan kami nyatakan

Bebas dari penjajahan

Bebas dari invasi

Jadi negara mandiri

Kini puluhan tahun berlalu

Tapi kami tak sepenuhnya merdeka

Tetap terjajah

Hanya dalam bentuk lain

Pun begitu kami tak menyerah

Tetap berjuang

Bersama-sama raih kemerdekaan

Dengan belajar, dengan berjuang

Hingga kelak satu hari nanti

Kami bisa unggul

Dalam hidup, di seluruh dunia

Menjadi bangsa yang luhur dan agung

Puisi 2

Para Serdadu Bayangan

Peluru tajam kau siapkan

Kegagahanmu memimpin semangatmu

Strategi kau pasang

Dan kau menjadi umpan kemenangan

Kegagahanmu membasmi para penjajah

Meski kau menjadi bayangan semata

Namun kau tak terlupakan

Karena kau lupa akan peluru yang menembus

Kini Ibu pertiwi telah merintih kesakitan Hasil perjuanganmu menjadi perih

Terinjak oleh generasi kurang ajar

Hati ini terasa pilu

Tanah air mengering

Basahmu telah terkuras

Dan meresap ke dalam tanah subur

Dan kini menjadi gersang

Puisi 3

Rindu Pertiwi

Darahmu menjadi air bagi tanah kami

Darahmu menjadi energi

Menumbuhkan para tunas-tunas baru

Generasi-generasi baru

Saksikanlah tanah juangmu kini

Kau akan terima keluh kesah dari pertiwi

Menantimu kembali

Sebagai pahlawan sejati

Di mana lagi keberanian?

Di mana lagi teriak semangat?

Di mana lagi sosokmu?

Hai pahlawanku

Ribuan hari berlalu

Jutaan hari terhitung

Namun tak kutemui

Sosok sepertimu

Demikian contoh teks puisi kemerdekaan 4 bait yang bisa menjadi referensi. (Anne)