Tekno & Sains
·
19 Maret 2021 10:01

Contoh Rumusan Masalah Deskriptif untuk Penelitian Sosial

Konten ini diproduksi oleh Berita Terkini
Contoh Rumusan Masalah Deskriptif untuk Penelitian Sosial (460580)
Ilustrasi Contoh Rumusan Masalah Deskriptif. Sumber: Vlada Karpovich-Pexels.com
Contoh rumusan masalah deskriptif ini berbeda dengan rumusan masalah korelatif. Jika pada rumusan masalah korelatif harus memiliki tiga rumusan masalah serta memiliki hipotesis, pada rumusan deskriptif hanya ada satu rumusan. Yuk, simak selengkapnya berikut ini!
ADVERTISEMENT

Contoh Rumusan Masalah Deskriptif

Rumusan masalah deskriptif ini biasanya kerap digunakan pada penelitian sosial untuk mendeskripsikan fenomena tertentu. Contohnya, penelitian sosial tentang pelayanan administrasi di Kota Sukmabaru.
Penelitian sosial tentang pelayanan administrasi di Kota Sukmabaru ini dipilih oleh peneliti untuk mendeskripsikan pelayanan administrasi di kota tersebut. Adapun contoh judul, rumusan masalah, dan tujuan yang bisa dituliskan adalah sebagai berikut.
  • Judul: Kondisi Pelayanan Administrasi Publik (Studi Deskriptif tentang Kondisi Pelayanan Administrasi di Kota Sukmabaru)
  • Rumusan masalah: Bagaimana kondisi pelayanan administrasi publik di Kota Sukmabaru?
  • Tujuan: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan kondisi pelayanan administrasi publik di Kota Sukmabaru.
Mudah bukan? Membuat judul, rumusan masalah, dan tujuan penelitian bisa dikatakan cukup mudah. Namun, kamu harus memperhatikan tiga kunci utama agar penelitian kamu bisa berhasil.
ADVERTISEMENT

Kunci Keberhasilan dalam Melakukan Penelitian

Nurdin dan Sri (2019: 18 – 23) menjelaskan bahwa ada tiga hal yang perlu diperhatikan sebagai kunci keberhasilan penelitian. Adapun tiga hal itu adalah sebagai berikut.
  1. Proses penelitian, penelitian adalah suatu kegiatan ilmiah yang memiliki tahapan dan langkah-langkah tertentu yang harus diikuti. Penelitian haruslah dilakukan dengan sistematis, hati-hati, dan logis.
  2. Sikap dan dedikasi peneliti, peneliti harus memiliki sikap yang baik dan berdedikasi pada penelitian yang ia lakukan.
  3. Menggunakan metode ilmiah. Adapun ciri-ciri penelitian yang baik menurut metode ilmiah adalah bersifat kritis dan analitis, memuat konsep dan teori, menggunakan istilah dengan tepat, rasional, objektif, konsisten, dan koheren.
Ketika peneliti menerapkan tiga kunci tersebut, keberhasilan pun akan diperolehnya. Bagi kamu yang sedang melakukan penelitian semoga lekas tuntas dan mendapatkan hasil yang bermanfaat, ya! (AA)
ADVERTISEMENT