Contoh Soal Cermin Cekung Lengkap dengan Pembahasannya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cermin cekung adalah salah satu jenis cermin sferis di mana memiliki permukaan pantulan melengkung ke dalam. Pembahasan tentang cermin cekung merupakan bagian dari materi Cahaya dan Optik yang dipelajari siswa SMP. Berikut adalah contoh soal cermin cekung yang dilengkapi dengan pembahasannya untuk latihan siswa.
Contoh Soal Cermin Cekung dan Pembahasannya
Berdasarkan buku Ringkasan dan Kumpulan Soal Fisika SMP/MTs yang disusun oleh Ruslan Setiawan, Cahyo Widodo (Grasindo), berikut ini adalah contoh soal cermin cekung dan pembahasannya.
1. Jari-jari kelengkungan sebuah cermin cekung adalah 12 cm. Sebuah benda ditempatkan di depan cermin sejauh 8 cm. Letak bayangannya adalah...
A. 12 cm di belakang cermin.
B. 12 cm di depan cermin.
C. 24 cm di belakang cermin.
D. 24 cm di depan cermin.
Pembahasan:
Fokus cermin adalah 6 cm, maka jarak bayangan dapat dicari dari persamaan 1/f = 1/so + 1/si, atau 1/si = 1/f - 1/so
= 1/6 - 1/8 = 4 - 3/24 = 1/24 cm, atau si = 24 cm. Karena hasilnya positif, maka bayangannya adalah nyata atau terletak di depan cermin (D).
2. Seorang dokter gigi menggunakan cermin cekung untuk melihat kondisi gigi pasiennya. Ceemin cekungnya memiliki jarak fokus 2 cm. Jika cermin tersebut diletakkan 1,5 cm dari gigi, tentukanlah:
A. Letak bayangan yang terbentuk.
B. Sifat bayangan yang terbentuk.
C. Perbesaran bayangan.
Pembahasan:
A. Untuk mencari letak bayangan, gunakan persamaan cermin 1/f = 1/so + 1/si <=> 1/2 = 1/5 + 1/si <=> 1/si = 1/2 - 1/5 <=> 1/si = - 1/6 <=> si = -6 cm.
B. Oleh karena jarak bayangan negatif, bayangan adalah maya dan terletak 6 cm di belakang cermin.
C. Untuk mencari perbesaran bayangan gunakan persamaan s'/s = -6 : 1/5 = -4. Maka bayangan gigi diperbesar 4x dari besar awalnya.
Baca juga: Contoh Soal Kalor dan Pembahasannya untuk Tingkat SMP.
Contoh soal cermin cekung dapat dikerjakan secara individu maupun dalam kerja kelompok. Pastikan siswa telah mengerjakan dengan baik sebelum mengetahui pembahasan yang diberikan.(DK)
