Konten dari Pengguna

Contoh Soal CPM untuk Bahan Belajar Tambahan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Soal CPM. Foto: dok. Unsplash/Ben Mullins
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Soal CPM. Foto: dok. Unsplash/Ben Mullins

Contoh soal CPM menjadi materi yang tepat untuk digunakan sebagai bahan belajar tambahan. Dengan materi ini, pemahaman mengenai CPM atau critical path method dapat diperdalam dengan lebih mudah.

Materi soal ini juga dapat membantu mengenalkan seperti apa perhitungan dan soal yang akan disajikan dalam CPM. Dengan begitu, siswa dapat dengan lebih mudah dalam menghadapi ujian.

Contoh Soal CPM untuk Referensi Belajar

Ilustrasi Contoh Soal CPM. Foto: dok. Unsplash/Nguyen Dang Hoang Nhu

Mengutip buku berjudul Sistem Informasi Geografis: Prinsip Dasar dan Pengembangan Aplikasi, Edy Irwansyah (2007: 161), CPM atau Critical Path Method (metode jalur kritis) adalah suatu metode perencanaan dan pengendalian proyek-proyek.

Hal ini merupakan sistem yang paling banyak digunakan di antara semua sistem yang memakai prinsip pembentukan jaringan. Dengan CPM, jumlah waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan rangkaian tahapan proyek yang dianggap diketahui dengan pasti. Demikian pula hubungan antara sumber dan waktu yang dibutuhkan.

Untuk memudahkan dalam memahami materi CPM, berikut ini adalah contoh soal CPM yang disajikan untuk bahan belajar tambahan.

1. Waktu normal untuk menyelesaikan proyek X adalah selama 6 hari dengan biaya langsung sebesar Rp. 25.000. Namun kegiatan tersebut dapat diselesaikan selama 4 hari dengan biaya langsung sebesar Rp. 35.000. Maka tentukan biaya percepatan per hari atau biaya tambahan untuk mempercepat kegiatan tersebut!

2. Sebuah proyek mempunyai 5 aktivitas. Aktivitas A dengan durasi 3 hari akan berhubungan dengan aktivitas B dan C setelah aktivitas A dikerjakan, aktivitas B dengan durasi pengerjaan 4 hari memiliki hubungan dengan A sebelum dilakukan dan memiliki hubungan dengan aktivitas E setelah menyelesaikannya. Untuk aktivitas C dengan durasi pengerjaan 3 hari memiliki hubungan dengan aktivitas A sebelum melakukannya dan memiliki hubungan dengan aktivitas B dan D sesudah aktivitas C dilakukan. Untuk aktivitas D dengan durasi pengerjaan 2 hari memiliki hubungan dengan aktivitas C sebelum melakukannya serta memiliki hubungan dengan aktivitas E sesudah aktivitas D dilakukan. Sedangkan aktivitas E dengan durasi pengerjaan selama 2 hari memiliki hubungan dengan aktivitas B dan D sebelum menyelesaikan aktivitas E dan tidak ada hubungan apapun dengan aktivitas lainnya setelah aktivitas E diselesaikan. Jenis hubungan suatu aktivitas dengan aktivitas sesudahnya adalah FS (finish to start) atau aktivitas bersangkutan harus selesai sebelum aktivitas sesudahnya bisa dimulai. Maka tentukan waktu total proyek dan tentukan jalur kritis proyek!

Baca juga: Apa itu CPM dalam Dunia Pemasaran Digital? Ini Ulasannya

Demikian contoh soal CPM untuk bahan belajar tambahan. Semoga bermanfaat untuk menambah pemahaman tentang CPM. (DAP)