Contoh Soal Isokhorik dan Isobarik serta Pembahasannya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada pelajaran Fisika, siswa dan siswi akan belajar soal termodinamika. Termodinamika adalah suatu perubahan sistem ke keadaan yang baru karena adanya perubahan dari keadaan gas. Termodinamika dapat mengubah keadaan awal suatu sistem menjadi keadaan akhir dengan mengubah beberapa hal seperti suhu, tekanan, maupun volumenya. Saat ini terdapat beberapa jenis proses termodinamika yang dapat terjadi, yakni isothermal, isobarik, adiabatik, dan isokhorik. Apa itu isokhorik dan isobaric? Bagaimana contoh soal isokhorik dan isobarik? Simak pembahasan berikut ini ya!
Contoh Soal Isokhorik Serta Isobarik
Apa yang dimaksud dengan isokhorik? Mengutip buku dengan judul Asas-Asas Fisika karya Ruwanto (2007:244), proses isokhorik merupakan proses volume konstan. Maksudnya adalah saat volume sistem termodinamika konstram, maka sistem tidak melakukan kerja pada lingkungannya.
Sementara proses isobarik adalah proses tekanan yang konstan. Salah satu contoh dari isobarik adalah air mendidih pada tekanan yang konstan.
Materi pelajaran yang satu ini dianggap sangat sulit. Sebab, siswa dan siswi harus menghafal rumus yang rumit. Agar dapat lebih memahami materi mengenai isobarik dan isokhorik, berikut contoh soal isobarik dan isokhorik dan pembahasannya yang dapat digunakan untuk belajar.
Kalor sebanyak 3000 joule ditambahkan pada sistem dan sistem melakukan usaha 2500 joule pada linhkungan. Perubahan energi sistem adalah.. Diketahui: Kalor (Q)= +3000 joule Usaha (W)= +2500 joule Ditanya: Perubahan energi Jawaban: Hukum 1 Termodinamika: ΔU = Q-W Aturan tanda: Q positif jika kalor ditambahkan pada sistem W positif jika sistem melakukan usaha pada lingkungan Q negative jika kalor dilepaskan sistem W negative jika lingkungan melakukan usaha pada sistem Perubahan energi pada sistem: ΔU = 3000 – 2500 joule ΔU = 500 joule Jadi, energi ddalam sistem bertambah 500 joule
Kalor sebanyak 2000 joule ditambahkan pada sistem dan lingkungan melakukan usaha 2500 joule pada sistem. Perubahan energi dalam sistem adalah… Diketahui: Kalor (Q)= +2000 joule Usaha (W)= -2500 joule Ditanya: Perubahan energi Jawaban: ΔU = Q- W ΔU = 200 – (-2500) joule ΔU = 2000 + 2500 joule ΔU = 4500 joule Jadi, energi dalam sistem bertambah 4500 joule.
Sejumlah gas ideal menjalani proses isobaric sehingga suhunya menjadi dua kali semula. Maka volumenya menjadi n kali semula, dengan n adalah.. Jawaban: Sistem gas merupakan isobaric berarti tekanan tetap, keadaan awal gas, Volume= V dan suhu= T. Keadaan akhir gas, suhu= 2 kali keadaan semula T’= 2T dan Volume= V’ sehingga: V’= VT’/T V’= (V.2T)/T Maka, V’= 2V (2 kali semula)
Itulah contoh soal isokhorik dan isobarik dan pembahasan yang dapat digunakan oleh siswa dan siswi dalam belajar. Jika ingin lebih memahami materi isokhorik dan isobarik, ada baiknya para murid gemar belajar dan mengerjakan soal. (FAR)
