Contoh Soal Jangka Sorong beserta Jawabannya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jangka sorong merupakan alat ukur yang mempunyai ketelitian lebih tinggi dibandingkan mistar. Contoh soal jangka sorong beserta jawabannya perlu dipelajari untuk membantu proses pembelajaran yang sedang dilakukan.
Selain mempelajari contoh soal jangka sorong perlu juga memahami cara menggunakan jangka sorong sebagai alat ukur untuk mengetahui jarak, kedalaman, dan juga diameter.
Cara Menggunakan Jangka Sorong
Dikutip dari buku IPA TERPADU Jilid 1A, Mikrajuddi, Dkk, (2007, 43) jangka sorong terbaru mampu mengukur dengan ketelitian kurang dari 0,1 mm. Untuk cara penggunaan jangka sorong, simak penjelasan berikut:
Pastikan rahang yang sedang dalam keadaan tertutup menunjukkan bagian angka nol. Kemudian, pengguna dapat mengendurkan pada bagian baut pengunci terlebih dahulu. Setelah itu, pada bagian rahang digeser dengan perlahan sesuai dengan ukuran benda yang akan diukur.
Bersihkan pada bagian permukaan yang ada pada rahang serta benda yang akan diukur. Pastikan bahwa tidak ada kotoran yang menempel pada keduanya karena dapat mengganggu proses pengukuran. Selain itu, kotoran yang menempel juga dapat mempengaruhi hasil dari pengukuran yang dilakukan.
Benda yang diukur diletakkan tepat pada bagian yang tersedia dengan cara diapit oleh rahang. Kemudian, rahang yang terbuka kembali untuk ditutup hingga rapat menyesuaikan dengan benda tersebut.
Hitung skala yang tertera pada alat jangka sorong untuk mengetahui hasil dari pengukuran yang dilakukan.
Contoh Soal Jangka Sorong
Berikut ini adalah contoh soal jangka sorong beserta jawabannya:
Contoh Soal 1
Berapa hasil pengukuran gambar contoh soal di atas dalam satuan sentimeter?
Jawaban:
Pembacaan skala utama adalah 10 cm (angka 10 didapatkan karena posisinya persis berseberangan dengan angka nol di skala vernier bagian kanannya).
Pembacaan skala vernier atau skala nonius adalah 0,02 cm (didapat dari garis kedua setelah nol di skala vernier tepat lurus dengan garis di sebelah atasnya).
Jadi, hasil pengukuran gambar contoh soal 1 di atas adalah 10 cm + 0,02 cm = 10,02 cm.
Contoh Soal 2
Tentukan hasil perhitungan akhir dari pengukuran diatas dalam satuan millimeter!
Jawaban:
Pembacaan skala utama= 1,1 cm atau 11 mm (terdapat satu garis setelah angka 1 pada skala utama yang persis berseberangan dengan angka nol pada skala vernier disebelah kanannya).
Pembacaan skala vernier/ skala nonius= jika dilihat dengan seksama, garis pada skala vernier yang tepat lurus dengan garis diatasnya merupakan garis antara 6 dan 7.
Jadi, skala vernier yang terukur adalah 0,65 mm. Didapat, hasil pengukuran panjang baut adalah 11 mm + 0,65 mm = 11,65 mm
Baca Juga: Kumpulan Contoh Soal Mikroskop beserta Kunci Jawabannya
Itulah penjelasan terkait cara menggunakaan dan contoh soal jangka sorong beserta jawabannya. Untuk meningkatkan kemampuan dalam pengukuran menggunakan alat ini harus dengan terus berlatih.(glg)
