Konten dari Pengguna

Contoh Soal Penurunan Tekanan Uap dan Pembahasannya dalam Kimia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh Soal Penurunan Tekanan Uap Foto:Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Contoh Soal Penurunan Tekanan Uap Foto:Pixabay

Materi tentang penurunan tekanan uap ada dalam mata pelajaran kimia. Penurunan tekanan uap merupakan bagian dari proses ketika partikel-partikel zat cair meninggalkan kelompoknya. Simak contoh soal penurunan tekanan uap dan pembahasannya dalam ilmu kimia berikut ini.

Penurunan tekanan uap adalah salah satu ajaran kurikulum yang kita terima saat di bangku SMA. Penurunan tekanan uap merupakan sifat dari koligatif larutan, yaitu sifat larutan yang tidak bergantung pada jenis zat terlarut, melainkan pada konsentrasi partikel zat terlarutnya.

Contoh Soal Penurunan Tekanan Uap

Dikutip dari buku Cara Cepat Kuasai Konsep Kimia dalam 8 Jam SMA Kelas XII, Agus Kamaludin (2010:4),

"Penurunan tekanan uap adalah selisih antara tekanan uap jenuh pelarut murni dengan tekanan uap jenuh larutan. Tekanan uap larutan lebih rendah daripada tekanan uap pelarut murni".

Adapun rumus penurunan tekanan uap adalah sebagai berikut,

ΔP = xB PAo

Keterangan:

  • ΔP = Penurunan tekanan uap

  • xB = Fraksi mol zat terlarut

  • PAo = Tekanan uap jenuh pelarut murni

Rumus tekanan uap pelarut

  • PA = xA . PAo

Rumus tekanan uap zat terlarut

  • PB = xB . PBo

Rumus tekanan total

  • Ptotal = PA + PB

Ilustrasi Contoh Soal Penurunan Tekanan Uap Foto:Pixabay

Setelah mengetahui rumus yang dibutuhkan, mari kita beranjak ke contoh soal penurunan tekanan uap dan pembahasannya dalam ilmu kimia berikut ini,

  1. Jika fraksi mol Urea dalam air = 0,3 dan tekanan uap air pada 20C = 19,5 mmHg, berapa tekanan uap jenuh larutan pada suhu tersebut? Pembahasan: Urea adalah zat non elektrolit. Xt = 0,3 maka Xp = 1 - 0,3 = 0,7 Po = 19,5 mmHg P = Xp . Po P = 0,7 x 19,5 mmHg = 13,65 mmHg

  2. Sebanyak 10 gram zat Y (non elektrolit) dilarutkan dalam 180 gram air pada suhu 25C, dan ternyata tekanan uap larutan turun 0,2 mmHg. Jika tekanan uap air murni adalah 25,20 mmHg, tentukan massa molekul relatif Zat Y. Pembahasan: ΔP = 0,2 Po = 25,20 mmHg Mol Y = 10 / Mr Y Mol H2O = 180 / 18 = 10 mol ΔP = Po . Xt ⇒ 0,2 = 25,20 x (mol Y / (mol Y + mol H2O )) 0,2 = 25,20 x ((10/Mr Y) / ((10/ Mr Y) + 10 ))) (2 / Mr Y) + 2 = (252 / Mr Y) ⇒ Mr Y = 250 / 2 = 125

Demikian contoh soal penurunan tekanan uap dan pembahasannya, yang diharapkan dapat membantu Anda dalam memahami ilmu Kimia.(DK)