Contoh Soal Penurunan Tekanan Uap dan Pembahasannya dalam Kimia

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Materi tentang penurunan tekanan uap ada dalam mata pelajaran kimia. Penurunan tekanan uap merupakan bagian dari proses ketika partikel-partikel zat cair meninggalkan kelompoknya. Simak contoh soal penurunan tekanan uap dan pembahasannya dalam ilmu kimia berikut ini.
Penurunan tekanan uap adalah salah satu ajaran kurikulum yang kita terima saat di bangku SMA. Penurunan tekanan uap merupakan sifat dari koligatif larutan, yaitu sifat larutan yang tidak bergantung pada jenis zat terlarut, melainkan pada konsentrasi partikel zat terlarutnya.
Contoh Soal Penurunan Tekanan Uap
Dikutip dari buku Cara Cepat Kuasai Konsep Kimia dalam 8 Jam SMA Kelas XII, Agus Kamaludin (2010:4),
"Penurunan tekanan uap adalah selisih antara tekanan uap jenuh pelarut murni dengan tekanan uap jenuh larutan. Tekanan uap larutan lebih rendah daripada tekanan uap pelarut murni".
Adapun rumus penurunan tekanan uap adalah sebagai berikut,
ΔP = xB PAo
Keterangan:
ΔP = Penurunan tekanan uap
xB = Fraksi mol zat terlarut
PAo = Tekanan uap jenuh pelarut murni
Rumus tekanan uap pelarut
PA = xA . PAo
Rumus tekanan uap zat terlarut
PB = xB . PBo
Rumus tekanan total
Ptotal = PA + PB
Setelah mengetahui rumus yang dibutuhkan, mari kita beranjak ke contoh soal penurunan tekanan uap dan pembahasannya dalam ilmu kimia berikut ini,
Jika fraksi mol Urea dalam air = 0,3 dan tekanan uap air pada 20C = 19,5 mmHg, berapa tekanan uap jenuh larutan pada suhu tersebut? Pembahasan: Urea adalah zat non elektrolit. Xt = 0,3 maka Xp = 1 - 0,3 = 0,7 Po = 19,5 mmHg P = Xp . Po P = 0,7 x 19,5 mmHg = 13,65 mmHg
Sebanyak 10 gram zat Y (non elektrolit) dilarutkan dalam 180 gram air pada suhu 25C, dan ternyata tekanan uap larutan turun 0,2 mmHg. Jika tekanan uap air murni adalah 25,20 mmHg, tentukan massa molekul relatif Zat Y. Pembahasan: ΔP = 0,2 Po = 25,20 mmHg Mol Y = 10 / Mr Y Mol H2O = 180 / 18 = 10 mol ΔP = Po . Xt ⇒ 0,2 = 25,20 x (mol Y / (mol Y + mol H2O )) 0,2 = 25,20 x ((10/Mr Y) / ((10/ Mr Y) + 10 ))) (2 / Mr Y) + 2 = (252 / Mr Y) ⇒ Mr Y = 250 / 2 = 125
Demikian contoh soal penurunan tekanan uap dan pembahasannya, yang diharapkan dapat membantu Anda dalam memahami ilmu Kimia.(DK)
