Contoh Soal Vektor Matematika Metode Segitiga dan Pembahasannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Selain di dalam mata pelajaran fisika, vektor juga dibahas di dalam matematika. Agar bisa memahaminya dengan baik, kamu perlu mengerjakan contoh soal vektor matematika metode segitiga.
Apa Itu Vektor?
Mengutip buku Jurus Sakti Matematika : 1 Soal Hanya 3 Detik, Rachmat Priyanto, Mpd Dan Benny G, Spd., (2019:52), vektor adalah ruas garis berarah dengan besaran (nilai) dan arah tertentu.
Secara geometris, vektor bisa digambarkan sebagai ruas garis berarah dengan panjang ruas garis yang menyatakan nilai vektor dan arah ruas garis yang menyatakan arah vektor.
Sebuah vektor bisa dinotasikan dengan beberapa ketentuan, seperti:
Satu huruf kecil
Satu huruf kecil dengan garis bawah
Satu huruf kecil dengan tanda panah di atasnya
Dua huruf kapital yang menunjukkan ruas garis berarah
Vektor terbagi atas beberapa jenis, yakni:
Vektor nol: vektor dengan panjang nol tanpa arah vektor yang jelas.
Vektor posisi: vektor dengan posisi titik awal di O (0,0) danposisi titik ujung di satu titik tertentu, selain titik O.
Vektor satuan: vektor dengan panjang satu satuan.
Vektor basis: vektor dengan panjang satu satuan dan arah yang searah dengan sumbu koordinat.
Rumus Vektor Matematika Metode Segitiga
Untuk menghitung operasi vektor di dalam matematika, metode yang paling sering digunakan adalah metode segitiga dengan tahapan berikut:
Letakkan pangkal vektor b berhimpitan dengan ujung vektor a
Tarik garis dari pangkal vektor a ke ujung vektor b
Akan menghasilkan garis vektor R sebagai hasil penjumlahan kedua vektor itu
R= a+b
Contoh Soal Vektor Matematika Metode Segitiga
Agar lebih mudah dipahami, simak contoh soal vektor matematika dengan metode segitiga di bawah ini lengkap dengan pembahasannya:
Berapa nilai p agar vektor 2i + pj + k dan 4i – 2j – 2k saling tegak lurus?
Karena saling tegak lurus, maka:
|a|.|b|. cos 90o = a.b
0 = (2i + pj + k). (4i – 2j – 2k)
0 = [2.4 + p.(-2) + 1. (-2)]
0 = 8 – 2p – 2
0 = 6 – 2p
2p = 6
p = 3
Jadi, nilai p adalah 3.
Setelah menyimak contoh dan jawaban soal vektor matematika di atas, silakan latih dirimu dengan mengerjakan soal-soal vektor matematika lainnya. (BRP)
