Contoh Surat Baptis Kristen Protestan dan Cara Mendapatkannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam agama Kristen, baptis adalah pintu masuk kepada sakramen-sakramen lainnya dan gerbang menuju keselamatan. Dengan menerima sakramen baptis, seseorang dibebaskan dari dosa asal, dilahirkan kembali sebagai anak-anak Allah, serta digabungkan menjadi anggota Gereja.
Dikutip dari buku Ziarah Iman Bersama Disabilitas: Pelayanan Sakramental bagi Anak Berkebutuhan Khusus yang ditulis oleh Lily Iskandar (2020: 33), sakramen baptis berlaku seumur hidup. Oleh karena itu, status sebagai persona di mata hukum gereja tidak dapat hilang. Mengingat bahwa sakramen baptis adalah pintu masuk bagi sakramen-sakramen lain, semua umat kristiani memiliki hak untuk menerima sakramen dan pelayanan rohani lainnya.
Contoh Surat Baptis Kristen Protestan
Surat baptis bisa didapatkan dengan melakukan sakramen baptis, masuk ke dalam gereja, dan ikut serta dalam pengutusannya. Pada dasarnya, ketentuan dan prosedur sakramen baptis masing-masing gereja hampir sama. Penerima baptis baik anak (0–14 tahun) maupun usia yang lebih dewasa (16 dan seterusnya) mau menerima penyelamatan Allah dan mengikuti sakramen baptis.
Sakramen baptis anak akan dilayankan pada anak berdasarkan perjanjian anugerah anak dalam Tuhan Yesus Kristus dan pengakuan percaya orang tua/walinya, sedangkan sakramen baptis dewasa akan dilayankan kepada orang dewasa yang mengaku percaya bahwa Tuhan Yesus adalah Juru Selamatnya dan mau melaksanakan pertemuan katekisasi.
Nah, setelah mengetahui cara mendapatkan surat baptis, berikut contoh surat baptis Kristen Protestan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP):
Akte Pandidion Na Badia
(Baptisan Kudus)
No: 003/01.1/0624/PXII/20
Goar/Nama: Sahat Silverius
Tubu/Lahir: 04 Oktober 1993
Tardidi/Baptis: 12 Mei 1996
Di Huria Kristen Batak Protestan
HKBP–Lancang
Natorasna Doli/Bapak: Jintaraya
Natorasna Boru/Ibu: F. Siringoringo
Inganan/Tempat Tinggal: Ht. Pinang
Huria/Jemaat: HKBP Lancang
Ressort: Gloria Sumbul
Loas hamu ma ro angka dakdanak I sahat tu Ahu; Unang orai hamu nasida, ai di angka sisongon I do Harajaon ni debata. (Markus 10:14)
Biarkan anak-anak itu datang kepadaKu, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang seperti itulah yang empunya kerajaan Allah. (Markus 10:14)
Pandita na manghobasi (Pendeta yang melayani): Pdt. Alboin Simamora
Sumbul, 23–05–08
Gloria Sumbul
Pdt. Alboin Simamora
Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL)
