Contoh Surat Dinas Perusahaan dan Format Membuatnya

Penulis kumparan
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dikutip dari buku Penuntun Praktis Menulis Surat Dinas yang ditulis oleh Muhammad Hamzah dan Andi Neneng (2017: 5), pengertian surat dinas adalah sejenis karangan atau komposisi yang ditujukan untuk menyampaikan maksud yang ingin disampaikan. Surat-menyurat dinas menjadi kegiatan yang sangat penting untuk mendukung terselenggaranya tugas pokok dan fungsi organisasi atau perusahaan. Selain itu, surat dinas juga memiliki beberapa fungsi, yaitu sebagai bukti autentik, alat pengingat, bukti historis, pedoman kerja, dan duta atau wakil penulisnya.
Format Membuat Surat Dinas
Format surat dinas sangat penting untuk dipahami ketika ingin menulis surat dinas. Adapun format surat dinas merupakan letak atau posisi bagian-bagian surat dinas yang dibuat. Format surat dinas secara umum hampir sama, tetapi pada beberapa instansi terdapat ketentuan tersendiri dalam penempatan bagian tertentu, misalnya tata letak alamat.
Ketika menulis surat dinas resmi, sebaiknya menggunakan format yang menarik, tidak terlalu panjang, serta memakai bahasa yang jelas, ringkas, dan padat. Adapun format dan bagian-bagian surat dinas resmi sebagai berikut:
1. Kepala surat atau kop surat;
2. Nama tempat dan tanggal surat;
3. Nomor surat;
4. Lampiran surat;
5. Perihal surat;
6. Alamat yang dituju;
7. Salam pembuka;
8. Paragraf pembuka surat;
9. Paragraf isi surat;
10. Paragraf penutup surat;
11. Salam penutup;
12. Tanda tangan;
13. Nama jelas penanda tangan;
14. Jabatan penanda tangan;
15. Tembusan.
Contoh Surat Dinas Perusahaan
Itulah contoh surat dan format penulisan surat dinas perusahan yang dapat kamu jadikan sebagai referensi. Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL)
