Konten dari Pengguna

Contoh Tanaman Hidroponik Sederhana yang Praktis untuk Pemula

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi contoh tanaman hidroponik sederhana. sumber: unsplash/ona creative
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi contoh tanaman hidroponik sederhana. sumber: unsplash/ona creative

Contoh tanaman hidroponik sederhana cocok untuk mulai berkebun di rumah dengan lahan terbatas. Dalam buku IPA Terpadu SMP dan MTs, Mikrajuddin (2006:162) dijelaskan hidroponik sebagai cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam.

Daftar isi

Contoh Tanaman Hidroponik Sederhana untuk Pemula

ilustrasi contoh tanaman hidroponik sederhana

Mengetahui contoh tanaman hidroponik sederhana membantu pemula memilih tanaman yang cepat tumbuh. Tanaman ini juga tidak membutuhkan perawatan rumit dan cocok untuk siapa saja yang ingin belajar bercocok tanam. Berikut ini contoh tanamannya.

  • Selada, termasuk tanaman populer yang sering digunakan untuk lalapan segar sehari-hari. Usia panennya singkat, sekitar 30 hingga 45 hari setelah tanam.

  • Timun, yang bisa dibudidayakan dengan hidroponik, tetapi butuh wadah lebih besar. Tanaman ini memerlukan sinar matahari cukup agar hasil panen lebih berkualitas.

  • Bayam, yang merupakan sayuran hijau kaya mineral yang mudah dibudidayakan secara hidroponik. Usia panennya berkisar 26 hingga 29 hari sebelum daunnya terasa pahit.

  • Tomat, yang membutuhkan perhatian ekstra pada penyemaian dan media tanam cocopeat. Perawatan rutin akan menghasilkan buah sehat serta terhindar dari penyakit tanaman.

  • Paprika, yang bisa ditanam dengan sistem wick hidroponik sederhana di rumah. Waktu panennya sekitar 85 hingga 90 hari setelah proses penanaman awal.

  • Kangkung, yang sangat cocok ditanam menggunakan metode hidroponik sederhana. Usia panennya singkat, hanya 20 sampai 25 hari sejak benih disemai.

  • Cabai, yang dapat ditanam secara hidroponik dan hanya memerlukan penyemaian awal sebelum dipindahkan ke media sabut kelapa. Hasil panen biasanya siap sekitar 70 hari setelah bibit ditanam.

Cara Menanam Tumbuhan Hidroponik Rumahan

Metode hidroponik rumahan bisa dimulai dengan menyiapkan alat dan bahan sederhana. Beberapa tahap yang harus dilakukan meliputi:

  • Siapkan bibit, air, nutrisi, polybag mini, serta arang sekam. Selanjutnya buat media tanam dengan campuran top soil, pupuk kompos, dan sekam.

  • Pilih benih tanaman yang sesuai dengan metode hidroponik sederhana. Setelah itu, benih disemai terlebih dulu sebelum dipindahkan ke media hidroponik.

  • Tanam benih dengan melubangi media sedalam 2 mm sebelum dimasukkan. Setelah ditanam, rawat tanaman dengan penyemprotan air secara rutin serta pencahayaan cukup, dan panen sesuai jenisnya antara 30 hingga 45 hari.

Baca juga: Tanaman Hidroponik Diletakkan di Tempat yang Bagaimana? Ini Tempat Idealnya

Kesimpulan

  • Contoh tanaman hidroponik sederhana seperti selada, timun, bayam, tomat, paprika, kangkung, dan cabai sangat cocok untuk pemula.

  • Metode hidroponik tidak memerlukan tanah, hanya membutuhkan air bernutrisi sebagai media tanam.

  • Waktu panen relatif singkat, sehingga sangat praktis untuk belajar bercocok tanam, ramah lingkungan, dan dapat membantu masyarakat yang memiliki lahan terbatas. (HAN)