Contoh Tata Ibadah Natal 2024 Gereja Kristen Protestan

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ibadah Natal merupakan momen yang spesial dan ditunggu-tunggu oleh umat Kristen di seluruh dunia. Contoh tata ibadah Natal 2024 biasanya akan sedikit berbeda dengan ibadah Minggu atau hari-hari biasa.
Hal ini karena Natal merupakan momen setahun sekali. Liturgi yang digunakan pun terasa lebih spesial. Tiap denominasi gereja biasanya memiliki tata ibadah sendiri-sendiri.
Contoh Tata Ibadah Natal 2024
Berdasarkan buku Semua Tentang Natal, Frejhon Cleimen Lasatira (2020), Natal menjadi salah satu perayaan tertua yang terdapat dalam ajaran Kristen. Perayaan tersebut mempunyai tujuan utama yakni untuk memperingati kelahiran Yesus Kristus dalam wujud manusia ke dunia.
Saat Natal tiba, umat Kristiani akan beribadah di gereja. Biasanya umat akan beribadah di tangal 24 malam dan tanggal 25. Berikut ini contoh tata ibadah Natal 2024 dikutip dari paket-natal.sabda.org.
1. Persiapan
Organis/pianis memainkan lagu-lagu yang membawa jemaat menghayati ibadah yang akan dilakukan.
Jemaat menciptakan saat teduh sebagai persiapan pribadi.
Warta Jemaat dibacakan.
2. Panggilan Beribadah
3. Votum
4. Salam
5. Kata Pembuka
6. Pengakuan Doa
7. Berita Anugerah
8. Pelayanan Firman
Khotbah
Saat Teduh
Pengakuan Iman
Doa Syafaat
9. Persembahan
10. Pengutusan dan Berkat
Contoh Susunan Acara Natal
Susunan ibadah seperti di atas biasanya dilakukan di gereja GKI maupun GKJ. Sementara itu, gereja karismatik akan memiliki tata cara yang berbeda. Berikut contohnya.
Pembukaan
Pada pembukaan umat akan melakukan saat teduh pribadi. Setelah itu akan ada beberapa pengumuman dan doa pembukaan tanda dimulainya ibadah. Di beberapa gereja biasanya juga akan ada pertunjukan tarian atau nyanyian.
Pujian/Praise & Worship
Dengan dipimpin oleh worship leader, umat akan bersama-sama menyanyikan pujian bagi Allah. Lagu-lagu yang dinyanyikan biasanya dipilih yang bertema Natal.
Penyampaian Firman/Khotbah
Pendeta atau pemimpin ibadah menyampaikan khotbah yang berfokus pada makna kelahiran Yesus. Pesan ini dapat berisi tema-tema seperti keselamatan, kasih, damai, dan harapan yang dibawa oleh Yesus bagi umat manusia.
Doa Syukur
Setelah firman selesai disampaikan, Pendeta akan mengajak umat untuk saat teduh dan menaikkan doa syukur.
Persembahan
Umat akan memberikan persembahan atau kolekte setelah sebelumnya dilakukan doa persembahan. Pada saat ini biasanya juga akan ada pertunjukan pujian atau tarian.
Doa Pengutusan, Doa Berkat, dan Doa Penutup
Pendeta akan memberikan berkat kepada umat yang hadir. Sekaligus mengakhiri ibadah dengan doa dan harapan agar damai Natal menyertai setiap orang.
Baca juga: 3 Susunan Acara Natal yang Inovatif
Itulah contoh tata ibadah Natal 2024 versi gereja Kristen Protestan. Tata ibadah ini hanya panduan dan tidak harus dilaksanakan persis 100%. Biasanya tiap denominasi gereja memiliki liturginya masing-masing. (SASH)
