Contoh Teknologi Ramah Lingkungan dan Manfaatnya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu contoh teknologi ramah lingkungan adalah penggunaan panel surya. Panel surya adalah contoh penggunaan energi terbarukan sebagai alternatif energi tidak terbarukan yang terancam habis.
Teknologi ramah lingkungan pada prinsipnya adalah teknologi memperhatikan kelestarian lingkungan. Pada penerapannya, teknologi ini banyak menggunakan sumber daya yang dapat diperbaharui dan tidak menimbulkan limbah yang berbahaya.
Contoh Teknologi Ramah Lingkungan
Menurut buku Explore Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas IX oleh Sadiman, S.Pd., M.Pd dan Tristia Ningsih, S.Pd, (2019: 243), teknologi ramah lingkungan atau yang juga disebut sebagai teknologi berkelanjutan adalah teknologi yang melindungi lingkungan, mengurangi daya polutannya, dan menggunakan sumber dayanya secara berkelanjutan.
Tidak hanya itu, dengan teknologi ini, lebih banyak produk dan limbah yang dapat didaur ulang. Sisa limbah juga dapat diatasi dengan benar. Teknologi ramah lingkungan banyak ditemukan di sekitar. Berikut ini contoh teknologi ramah lingkungan:
1. Pembangkit Listrik Tenaga Air
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) adalah pembangkit listrik yang mengandalkan energi potensial atau energi kinetik dari air untuk menghasilkan energi listrik. Eenergi listrik yang dihasilkan ini disebut sebagai hidroelektrik.
Air ditampung dalam bendungan atau waduk pada ketinggian tertentu, lalu dialirkan dalam sebuah saluran untuk menggerakkan turbin yang dihubungkan dengan generator.
Generator adalah sebuah alat yang memproduksi energi listrik dari sumber energi mekanik, biasanay dengan induksi elektromagnetik. Dalam generator terdapat magnet yang dikelilingi kumparan. Jika digerakkan dengan turbin, medan magnet tersebut akan membangkitkan listrik yang dapat disalurkan dengan kabel.
2. Panel Surya
panel surya termasuk dalam kelompok green technology. Teknologi ini memanfaatkan energi panas matahari sebagai energi terbarukan yang tidak akan habis. Proses pembangkitan listriknya tidak menghasilkan polusi, baik polusi asap maupun bau.
3. Biofuel
Biofuel adalah bahan bakar yang dihasilkan secara langsung dari tanaman, hewan, atau secara tidak langsung dari limbah industri, komersial, domestik, dan pertanian.
Biofuel dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif yang dapat mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. Beberapa jenis biofuel di antaranya adalah biodiesel, bioetanol, dan biogas.
4. Rooftop Garden
Rooftop garden juga dapat menjadi solusi di tengah kondisi lahan hijau yang semakin berkurang. Rooftop garden atau taman di atas atap rumah mengusung tema keindahan sekaligus mengurangi polusi.
Taman di atap rumah ini juga dapat mengurangi polusi di bawahnya, karena energi matahari diserap langsung oleh tanah dan dedaunan di atasnya. Rooftop garden juga dapat dijadikan sebagai sarana urban farming bagi warga perkotaan yang ingin berkebun tapi mengalami keterbatasan lahan.
Manfaat Teknologi Ramah Lingkungan
Menurut buku Green Technology Innovation (Transformasi Teknologi Ramah Lingkungan berbagai Sektor) oleh Hotnida Nainggolan, S.T., M.T. (2023: 3), beberapa manfaat teknologi ramah lingkungan adalah sebagai berikut:
1. Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca
Teknologi ramah lingkungan memungkinkan masyarakat untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yang dihasilkan oleh aktivitas manusia, seperti pembakaran bahan bakar fosil dan limbah industri.
2. Meningkatkan Efiesiensi Sumber Daya
Teknologi ramah lingkungan dapat membantu mengoptimalkan penggunaan sumber daya alam, seperti air dan energi sehingga tidak terjadi pemborosan sumber daya yang tidak perlu.
3. Meningkatkan Kualitas Hidup
Teknologi ramah lingkungan dapat membantu masyarakat mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan untuk ditinggali.
4. Mengurangi Pencemaran Lingkungan
Pada kegiatan industri konvensional, kegiatan produksi dapat menyebabkan pencemaran udara dan air. Teknologi ramah lingkungan dapat membantu mengurangi berbagai pencemaran, seperti mengubah kondisi udara dan air.
Udara yang tercemar dapat dimurnikan kembali, pencemaran dan kelangkaan air bersih pun dapat diatasi. Dengan demikian, pengembangan teknologi ramah lingkungan dapat memberikan berbagai manfaat untuk lingkungan sekitar.
Baca juga: Kunci Jawaban IPA Kelas 9 Halaman 245 Bab Teknologi Ramah Lingkungan
Demikian penjelasan mengenai contoh teknologi ramah lingkungan dan manfaatnya bagi lingkungan sekitar. Semoga dapat menambah wawasan mengenai pengembangan dan penerapan teknologi ramah lingkungan. (IND)
