Contoh Teks Debat Beserta Strukturnya dalam Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Debat merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan untuk membahas sesuatu dan mempertahankan argumen atau pendapat. Debat biasanya diikuti oleh dua orang atau lebih yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama biasa disebut afirmasi sedangkan kelompok kedua menjadi kubu oposisi. Pada artikel kali ini akan kita bahas mengenai contoh teks debat beserta strukturnya dalam bahasa Indonesia.
Pengertian dan Ciri-Ciri Teks Debat
Sebelum masuk akun pembahasan mengenai contoh eksternal kita pahami terlebih dahulu mengenai pengertian teks debat. Dikutip dari buku CMS: Cara Menguasai Soal Bahasa Indonesia karya Tomi Rianto(2019). Teks debat adalah suatu teks yang berisi adu argumentasi antara dua pihak atau lebih, baik itu perseorangan atau kelompok dalam mendiskusikan dan memutuskan masalah serta perbedaan. Ciri-ciri teks debat ada beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.
Terdapat dua sudut pandang atau kelompok yaitu afirmatif dan negatif
Terdapat proses saling mempertahankan pendapat antara kedua pihak
Terdapat adu argumen yang bertujuan untuk mempertahankan pendapat dan memperoleh kemenangan
Terdapat pihak penengah yang biasa dilakukan oleh moderator
Bisa ditanya jawab bersifat terbatas dan bertujuan menjatuhkan argumentasi pihak lawan.
Struktur Teks Debat
Dalam menyusun sebuah teks debat terdapat beberapa struktur yang harus dipenuhi, diantaranya seperti berikut.
Pengenalan, pada bagian ini berisi tentang pengenalan isu atau topik yang diperdebatkan dan pengenalan tiap-tiap tim.
Argumen, pada bagian ini setiap ini menyampaikan argumentasi terhadap topik atau isu yang sedang dibahas.
Debat, pada bagian ini setiap ingin mengomentari tim argumentasi dari tim lain.
Simpulan, pada bagian ini setiap tim memberikan ungkapan penutup terhadap pernyataan topik sesuai dengan posisinya.
Contoh Teks Debat Beserta Strukturnya
Untuk contoh teks debat beserta strukturnya kali ini akan kita ambil isu mengenai penggunaan internet bagi anak usia 6-7 tahun dalam menunjang pembelajaran.
Tim Afirmatif
Pengantar: Memasuki era industri 4.0 anak-anak pada usia tersebut sudah harus bisa menggunakan internet. Karena saat dewasa nanti mereka tidak begitu kaget dan bisa memaksimalkan penggunaan internet.
Argumen: Dengan menggunakan internet, anak-anak dapat mengakses banyak video pembelajaran seperti lagu bernyanyi, musik, atau materi pelajaran lainnya untuk menunjang tumbuh berkembangnya.Komunikasi dengan teman-temannya menjadi lebih interaktif dengan menggunakan internet. Mereka bisa video call atau chatting menggunakan aplikasi. Anak-anak memiliki banyak teman pula dengan akun media sosial yang mereka punya.
Simpulan: Dengan menggunakan internet, anak-anak bisa mengatur dan mengolah emosi melalui game. Banyak game yang bisa mengasah kinerja otak, seperti misalnya Sudoku, Mahyong, TTS, atau Brain Out. An
Demikian adalah pembahasan terkait dengan contoh teks debat beserta strukturnya dalam bahasa Indonesia yang bisa dipelajari dan dijadikan sebagai referensi. (WWN)
