Konten dari Pengguna

Contoh Teks Editorial tentang Bencana Alam dalam Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Teks Editorial tentang Bencana Alam, Foto Pexels Element Digital
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Teks Editorial tentang Bencana Alam, Foto Pexels Element Digital

Bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi dari negara kita, yakni Indonesia. Oleh sebab itu, sudah sepantasnya kita mempelajarinya dengan baik. Dengan menguasai bahasa Indonesia, kita dapat bertukar informasi dengan saudara kita yang berbeda daerah. Namun dalam mempelajari bahasa Indonesia, tidak cukup hanya lisan saja karena bahasa Indonesia juga terdiri dari tulisan. Maka dari itu, kali ini akan dibahas contoh teks editorial tentang bencana alam agar kita bisa mempelajari bagaimana tulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar, khususnya teks editorial. Simak selengkapnya di bawah ini.

Teks Editorial tentang Bencana Alam

Apa itu teks editorial? Dikutip dari buku Explore Bahasa Indonesia Jilid 3 untuk SMA/MA/SMK/MAK oleh Imam Taufik, dkk (2019:85), teks editorial adalah artikel atau teks dalam surat kabar atau majalah yang mengungkapkan pendirian editor atau pimpinan surat kabar atau majalah tersebut mengenai beberapa pokok masalah. Teks editorial terdiri dari tiga bagian, yakni pengenalan, argumentasi, dan penegasan.

Ada beragam topik yang bisa dijadikan teks editorial. Salah satu topik teks editorial adalah bencana alam. Simak contoh teks editorial bencana alam di bawah ini:

Ilustrasi Contoh Teks Editorial tentang Bencana Alam, Foto Pexels Pixabay

Pengenalan

Baru-baru ini kebakaran melanda hutan di Kalimantan. Diduga, pemicu dari kebakaran ini adalah musim kemarau yang berkepanjangan sehingga daun-daun kering bergesek dan menimbulkan percikan api. Api dan asap dari kebakaran ini bisa membahayakan makhluk hidup, termasuk manusia.

Argumentasi

Api dari kebakaran ini sudah menghanguskan tempat tinggal bagi banyak hewan. Bila api terus berkobar, diperkirakan bisa merambah ke pemukiman warga juga. Pohon-pohon yang terlalap api pun bisa mati dan mempengaruhi daerah resapan air.

Di samping itu, asap kebakaran juga membawa dampak buruk bagi kesehatan makhluk hidup. Baik hewan maupun manusia terancam mengalami gangguan pernapasan akibat asap ini. Tidak hanya makhluk hidup di sekitar kebakaran, makhluk hidup yang terletak cukup jauh dari lokasi pun bisa terdampak akibat terpaan angin berisi asap kebakaran.

Penegasan

Para pengamat lingkungan memperkirakan bahwa bila kebakaran tidak diatasi secepatnya, maka kerugian secara materil maupun non materil akan semakin bertambah. Tidak hanya untuk jangka pendek, namun juga jangka panjang.

Itulah contoh teks editorial tentang bencana alam dalam bahasa Indonesia. Semoga dapat menambah pemahaman Anda akan teks berbahasa Indonesia. (LOV)