Contoh Wawancara Bahasa Sunda Lengkap dengan Terjemahannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pernahkah kamu bertanya tentang suatu hal kepada seseorang untuk mendapatkan informasi? Bertanya kepada seseorang untuk suatu tujuan dapat disebut dengan wawancara. Orang yang diwawancarai disebut sebagai narasumber.
Menurut True (1983) dalam buku Wawancara yang ditulis oleh Dr. R. SA. Fadhallah, S.Psi., M. Si. (2021: 1), wawancara adalah percakapan antara dua orang mengenai suatu subjek spesifik. Dalam proses komunikasi tersebut, tujuan yang ingin dicapai sebaiknya telah ditetapkan. Oleh karena itu, pewawancara harus sudah mendalami tema tertentu melalui deretan pertanyaan.
Wawancara tidak hanya dapat dilakukan dengan bahasa Indonesia saja, tetapi juga bahasa daerah. Nah, artikel kali ini akan membahas lebih spesifik mengenai contoh wawancara bahasa Sunda.
Contoh Wawancara Bahasa Sunda
Ketika ingin melakukan wawancara untuk suatu tema, ada persiapan penting yang harus dilakukan, yaitu menentukan narasumber yang hendak diwawancarai dan membuat daftar pertanyaan yang akan diajukan.
Untuk lebih jelasnya, berikut contoh wawancara bahasa Sunda agar semakin lebih paham:
Murid: Dina bulan Agustus baris diayakeun kagiatan naon di sakola urang, Pa? (Pada bulan Agustus akan diadakan kegiatan apa di sekolah kita, Pak?)
Guru: Pangpangna mah upacara paringetan 17 Agustus. Salian ti upacara di sakola urang ogé bakal diayakeun kagiatan keur ngareuah-reuah poé kamerdékaan. (Yang paling utama adalah upacara peringatan 17 Agustus. Selain upacara, di sekolah kita juga akan diadakan kegiatan untuk memeriahkan hari kemerdekaan.)
Murid: Naon baé acara dina ngareuah-reuah poé kamerdékaan téh? (Apa saja acara untuk memeriahkan hari kemerdekaan itu?)
Guru: Sakola urang ngarencanakeun mintonkeun kasenian barudak sakola. Utamana mah kasenian ti kelas genep. (Sekolah kita merencanakan untuk mempertunjukkan kesenian anak sekolah. Terutama dari kelas enam.)
Murid: Upami kitu mah kelas genep kedah latihan. Iraha ngawitan latihanna? (Jika demikian kelas enam harus latihan. Kapan latihan dimulai?)
Guru: Mulai isukan kelas genep latihan. Latihanna sore baé ngarah teu ngaganggu kana pangajaran. (Mulai besok kelas enam latihan. Latihannya sore hari agar tidak mengganggu pelajaran).
Itulah contoh wawancara bahasa Sunda untuk dipelajari. Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL)
