Konten dari Pengguna

Dalil dan Hukum Puasa Sebelum Mandi Wajib Setelah Berhubungan Intim

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hukum puasa sebelum mandi wajib setelah berhubungan intim, sumber gambar: https://www.unsplash.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hukum puasa sebelum mandi wajib setelah berhubungan intim, sumber gambar: https://www.unsplash.com/

Bulan Ramadhan 1443 Hijriah telah berlangsung lebih dari separuh bulan. Namun, sayangnya masih banyak umat Muslim yang belum paham tentang hukum puasa sebelum mandi wajib setelah berhubungan intim. Wawasan fiqih ini perlu dipahami, terutama bagi umat Muslim yang telah menikah.

Larangan Bersetubuh di Siang Hari pada Bulan Ramadhan

Saat Ramadhan, mungkin Anda cenderung melakukan ibadah lebih rutin dari biasanya dengan harapan memperoleh pahala yang berlipat ganda. Namun, perlu diingat bahwa ada beberapa larangan yang dapat menggugurkan puasa apabila dilanggar.

Salah satu larangan tersebut adalah tidak diperbolehkannya bagi pasangan suami istri melakukan jima’ atau hubungan intim di siang selama bulan Ramadhan. Suami dan istri boleh melakukan jima’ ketika sudah memasuki waktu malam hari dan batanya sampai waktu menjelang subuh atau awal dimulainya puasa.

Ilustrasi hukum puasa sebelum mandi wajib setelah berhubungan intim, sumber gambar: https://www.pexels.com/

Lalu, bagaimana hukumnya jika suami istri berhubungan intim di malam hari hingga tertidur, lalu belum mandi wajib? Sedangkan waktu sudah menunjukkan pagi hari atau sesudah imsak. Bolehkah pasangan suami istri ini menjalankan puasa sebelum mandi wajib?

Pada dasarnya, sebelum melaksanakan mandi wajib, pasangan suami istri ini tengah berada dalam kondisi junub.

Maksudnya, kedua orang tersebut berada dalam kondisi di mana mereka terjauhkan dari ibadah atau amalan tertentu. Imam Nawawi memaknai junub sebagai keadaan di mana seseorang sudah melakukan hubungan intim, baik keluarnya air mani atau tidak.

Dalil tentang Hukum Puasa sebelum Mandi Wajib

Mengutip buku Usul Fikih Ekonomi Syariah oleh Rosyadi (2020), junub adalah suatu kondisi di mana seseorang sedang tidak suci. Orang yang junub wajib melakukan mandi besar agar dapat melakukan aktivitas ibadah seperti biasa, baik sholat, puasa, mengaji Alquran, dan sebagainya.

Pertanyaannya, bolehkah puasa sebelum mandi wajib? Agar dapat menjawabnya, mari mengacu pada hadist yang diriwayatkan Aisyah ra, ia berkata: “Rasulullah SAW pernah menjumpai waktu fajar dibulan Ramadhan dalam keadaan junub bukan karena mimpi basah, kemudian beliau mandi dan tetap berpuasa.” (HR Bukhari dan Muslim).

Dari hadist tersebut, para ulama berpendapat bahwa hukum mandi junub setelah imsak adalah diperbolehkan (mubah). Selain itu, puasanya juga dihukumi sah, sehingga tidak perlu diganti.

Ummu Salamah ra berkata: “Nabi Nabi SAW pernah mandi wajib saat memasuki waktu subuh dan beliau tidak meng-qadha (puasa pada hari tersebut).” (HR Muslim).

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa hukum puasa sebelum mandi wajib setelah berhubungan intim adalah boleh. Hal ini karena mandi junub lebih mengacu pada upaya pensucian diri sebelum sholat, sedangkan puasa Ramadhan lebih menekankan untuk tidak berhubungan intim di siang hari.

(DLA)