Konten dari Pengguna

Dampak atau Pengaruh Letak Astronomis terhadap Iklim Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi Sebutkan Dampak atau Pengaruh Letak Astronomis Terhadap Iklim Indonesia. Sumber: Foto Unsplash/Guy Bowden
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sebutkan Dampak atau Pengaruh Letak Astronomis Terhadap Iklim Indonesia. Sumber: Foto Unsplash/Guy Bowden

Sebutkan dampak atau pengaruh letak astronomis terhadap iklim Indonesia! Bentang alam wilayah Indonesia yang bervariasi tidak terlepas dari keadaan iklim di Indonesia. Iklim adalah keadaan rata-rata cuaca pada suatu wilayah dalam jangka waktu yang relatif lama.

Berdasarkan buku IPS Terpadu Jilid 2A, Sri Pujiastuti, dkk., (2006:3), secara astronomis, Indonesia terletak antara 95 Bujur Timur (BT) sampai dengan 141 Bujur Timur (BT) serta antara 6º Lintang Utara (LU) sampai dengan 11 Lintang Selatan (LS). Wilayah Indonesia dilalui oleh garis khatulistiwa.

Sebutkan Dampak atau Pengaruh Letak Astronomis terhadap Iklim Indonesia!

Ilustrasi Sebutkan Dampak atau Pengaruh Letak Astronomis Terhadap Iklim Indonesia. Sumber: Foto Unsplash/Karsten Würth

Sebutkan dampak atau pengaruh letak astronomis terhadap iklim Indonesia! Dampak letak astronomis Indonesia di sepanjang garis khatulistiwa sehingga memiliki iklim tropis.

Berdasarkan buku IPS Terpadu Jilid 2A, Sri Pujiastuti, dkk., (2006:3), Indonesia terletak di daerah beriklim tropis. Hal ini mengakibatkan wilayah Indonesia memiliki suhu udara rata-rata tinggi, curah hujan tinggi, kelembapan tinggi, serta terjadi hujan zenithal (hujan naik ekuator).

Di samping itu, iklim tropis menyebabkan Indonesia memiliki keanekaragaman flora dan fauna. Jika dilihat secara keseluruhan, iklim di Indonesia merupakan iklim tropis.

Artinya, iklim di Indonesia tergolong hangat dan cenderung panas serta lembap di sepanjang tahunnya. Dengan adanya iklim tropis, Indonesia hanya memeiliki dua musim, yaitu musim panas dan musim hujan.

Di berbagai negara, faktor utama yang mendukung iklim yaitu tekanan atau suhu udara. Akan tetapi, perubahan iklim di Indonesia ditentukan oleh adanya faktor curah hujan. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan rata-rata kelembapan di Indonesia sekitar 65% – 90%.

Indonesia mempunyai beberapa jenis iklim yang sebagian besar beriklim hutan hujan tropis dengan taraf curah hujan tertinggi, kemudian disertai dengan iklim muson tropis, serta iklim sabana tropis yang mempunyai taraf curah hujan terendah.

Akan tetapi, pada hakikatnya, Indonesia merupakan negara yang mempunyai tiga jenis iklim, yakni iklim musim (iklim muson), iklim tropika atau tropis (iklim panas), serta iklim laut. Berdasarkan ketiga iklim yang dimiliki Indonesia tersebut, iklim tropis atau iklim panaslah yang paling melekat dengan Indonesia.

Baca juga: Mengenal Perbedaan yang paling Mendasar antara Cuaca dan Iklim

Demikianlah penjelasan dari dampak atau pengaruh letak astronomis terhadap iklim Indonesia. Dengan memahami uraian di atas, maka dapat menambah wawasan pembaca. (Adm)