Dampak Buruk Kegagalan Servis dalam Pertandingan Olahraga Bola Voli

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Voli merupakan salah satu cabang olahraga yang cukup digemari masyarakat di Indonesia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Permainan yang terdiri dari enam pemain ini di mana bola harus selalu melambung dan tidak boleh sampai menyentuh tanah. Dalam memulai voli, pemain harus melakukan servis dan jangan sampai gagal. Sebab, kegagalan servis dalam pertandingan bola voli sangat merugikan karena memberikan poin kepada lawan. Kenapa demikian? Simak penjelasan di bawah ini.
Dampak Kegagalan Servis dalam Voli
Servis merupakan hal yang sangat penting dalam voli. Sebab, dalam memulai olahraga voli dengan servis menuju lapangan lawan. Seperti yang dikutip dari buku Teknik Pembelajaran Permainan Bola Voli Mix oleh Destriana, M.Pd. dan Drs. Giartama, M.Pd. (2021:32), servis adalah tindakan memukul bola oleh seorang pemain belakang yang dilakukan dari daerah servis, langsung ke lapangan lawan.
Sebenarnya, cara kerja servis sangatlah mudah, yakni pemain memukul bola dari luar lapangan dan menuju lapangan lawan. Namun, servis di era modern menjadi serangan yang mematikan. Artinya, servis sebagai pukulan pertama dapat menghasilkan poin. Akibatnya adalah banyak sekali teknik yang digunakan dalam servis voli untuk bisa mendapatkan poin atau setidaknya membuat tim lawan kerepotan.
Akan tetapi, dengan servis untuk mendapatkan poin, para pemain akan berusaha sekuat tenaga hingga membuat bola keluar ataupun tidak sampai lapangan lawan. Dampak dari kegagalan servis dalam voli adalah poin harus diberikan kepada lawan.
Jenis-Jenis Servis Voli
Jenis-jenis servis dalam olahraga bola voli yang banyak dikenal terdiri dari tiga macam, yaitu servis bawah, servis atas, dan jump servis.
Servis Bawah
Servis bawah adalah servis dengan awalan bola berada di tangan yang tidak memukul bola. Tangan yang memukul bola bersiap dari belakang badan untuk memukul bola dengan ayunan tangan dari bawah.
Langkah-langkah dalam melakukan servis bawah sebagai berikut:
Mula-mula pemain berdiri di petak servis dengan kaki kiri lebih ke depan dari kaki kanan.
Bola dipegang dengan tangan kiri.
Bola dilambungkan tidak terlalu tinggi dan tangan kanan ditarik ke bawah belakang.
Setelah bola kira-kira setinggi pinggang. Lengan kanan diayunkan lurus ke depan untuk memukul bola.
Telapak tangan menghadap bola dan tangan ditegangkan atau dengan menggenggam untuk mendapat pantulan yang sempurna.
Servis Atas
Servis atas adalah service dengan awalan melemparkan bola ke atas seperlunya. Kemudian server memukul bola dengan ayunan tangan dari atas.
Cara untuk melakukan servis atas yakni:
Sikap persiapan dimulai dengan mengambil posisi kaki kiri lebih ke depan, kedua lutut agak rendah.
Tangan kiri dan kanan bersama-sama memegang bola tangan kiri menyangga bola, tangan kanan di atas bola.
Bola dilambungkan dengan tangan kiri kira-kira setengah meter di atas kepala.
Tangan kanan ditarik ke belakang atas kepala, menghadap depan.
Lakukan gerakan seperti melakukan smash dan perhatian terpusat pada bola.
Ayunkan tangan diperlukan pada saat perkenaan bola.
Jump Service
Jump Service adalah servis yang dilakukan dengan didahului dengan melompat seperti gerakan akan melakukan smash. Model ini merupakan model lanjutan dari servis atas, sehingga membutuhkan keterampilan model yang baik. Oleh karena itu, servis jenis ini memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi.
Langkah-langkah dalam melakukan jump service yaitu:
Posisi kaki sama seperti tennis servis.
Tangan kiri memegang bola dan tangan kanan di samping setinggi pelipis.
Dengan tangan kiri bola di lambungkan sedikit ke samping kanan tidak terlalu tinggi.
Setelah bola melambung ke atas setinggi kepala, tangan kanan dipukulkan pada bagian tengah bola.
Itulah penjelasan tentang dampak buruk kegagalan servis dalam voli dan jenis-jenis servis. Sebagai bola pertama, pemain harus memanfaatkan semaksimal mungkin untuk bisa mendapatkan poin dan memenangkan pertandingan. Meski begitu, pemain tetap harus berhati-hati agar tidak gagal dan menghasilkan poin ke lawan.(MZM)
