Definisi dan Karakteristik Karya Ilmiah Sesuai Penulisan yang Benar

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penulisan karya ilmiah sering dilakukan oleh masyarakat, terutama mereka yang berada di institusi baik lembaga pendidikan maupun penelitian. Karya ilmiah ini penting karena bisa memaparkan suatu masalah dengan metode ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.
Karya ilmiah pun memiliki karakteristik. Karakteristik ini unik dan bisa dijadikan acuan untuk penulisan serta membedakannya dengan karya lainnya. Namun sayangnya belum banyak orang yang memahami karakteristik karya ilmiah tersebut.
Oleh sebab itu, simak ulasannya di bawah ini beserta definisi dari karya ilmiah itu sendiri.
Baca juga: Mengenal Makalah, Karya Tulis Ilmiah yang Dibahas dalam Pertemuan Ilmiah
Definisi Karya Ilmiah
Menurut laman sampernaacademy.sch.iid, karya ilmiah atau karya tulis ilmiah merupakan sebuah tulisan karya orisinil yang berisi terkait dengan sifat ilmiah dan menerapkan metode, kaidah, dan etika penulisan ilmiah yang memuat soal fakta, teori yang mendasari, solusi dari masalah yang ingin diselesaikan, dan sumber-sumber yang jelas. Karya tulis ini dalam kata lain adalah penulisan hasil penelitian.
Pada dasarnya, karya ilmiah memiliki tiga fungsi utama, yakni:
Prediksi yang berarti mampu menjelaskan sesuatu yang tidak jelas atau bahkan sama sekali tidak diketahui sebelumnya.
Ramalan yang berarti bisa menjadi acuan untuk mengantisipasi hal-hal yang akan terjadi di masa depan.
Kontrol yang berarti bisa menjadi validasi apakah suatu peristiwa atau keterangan benar atau tidak.
Karakteristik Penulisan Karya Ilmiah
Dalam penulisannya, karakteristik karya tulis ilmiah adalah:
Berpatokan pada teori yang diambil untuk membahas masalah
Bersifat lugas sehingga tidak memiliki makna ganda yang menimbulkan presepsi lain
Bersifat efektif sehingga kalimatnya ringkas dan apdat
Bersifat logis karena tersusun berdasarkan urutan secara konsisten
Bersifat efisien karena hanya menggunakan kata maupun kalimat yang mudah dipahami dan penting
Bersifat sistematis karena penulisan dilakukan secara terstruktur
Bersifat obyektif karena berdasarkan fakta dan apa adanya sesuai kejadian yang sebenarnya
Dengan demikian, karya ilmiah merupakan contoh karya nonfiksi karena penulisannya tidak dibuat-buat dan berdasarkan apa yang terjadi di lapangan.
Demikian pengertian dan karakteristik karya ilmiah. Semoga bisa menjadi acuan dalam membuat karya ilmiah suatu hari nanti. (LOV)
