Definisi dan Klasifikasi Industri Berdasarkan Bahan Baku

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Semakin berkembangnya zaman, maka semakin banyak juga industri yang bermunculan. Beragam Industri ini pun terbagi menjadi dua, yakni industri jasa dan industri barang. Industri-industri terrsebut membutuhkan bahan baku. Oleh sebab itu, kita akan membahas hal tersebut.
Bahan baku yang diperlukan oleh industri ini pun beragam, tergantung dari kebutuhan industri tersebut. Namun secara umum, industri bisa dikelompokkan berdasarkan bahan bakunya.
Simak ulasan selengkapnya di bawah ini sekaligus untuk menjawab “jelaskan klasifikasi industri berdasarkan bahan baku”.
Baca juga: Unit Bisnis yang Mengolah Sumber Daya Alam Menjadi Barang Jadi
Definisi Industri
Sebelum ke ulasan lebih lanjut, mari kita ketahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan industri.
Mengutip laman ppukab.bps.go.id, Perusahaan atau usaha industri adalah suatu unit (kesatuan) usaha yang melakukan kegiatan ekonomi, bertujuan menghasilkan barang atau jasa, terletak pada suatu bangunan atau lokasi tertentu, dan mempunyai catatan administrasi tersendiri mengenai produksi dan struktur biaya serta ada seorang atau lebih yang bertanggung jawab atas usaha tersebut.
Definisi di atas turut mendukung pernyataan pada paragraf pertama, yakni ada industri jasa dan barang. Perbedaannya adalah apa yang dihasilkan dari industri tersebut.
Jika jasa, maka industri akan menghasilkan suatu jasa atau pelayanan dan jika industri barang, maka ia akan menghasilkan suatu produk.
Klasifikasi Industri
Ada berbagai kriteria yang mampu mengelompokkan industri. Salah satu kriteria tersebut adalah berdasarkan bahan baku. Berikut klasifikasi industri berdasarkan bahan baku:
Industri ekstraktif, yakni industri yang mendapatkan bahan baku langsung dari alam. Contoh dari industri jenis ini adalah hasil kehutanan, hasil pertanian, serta hasil perikanan.
Industri nonekstraktif, yakni industri yang mendapatkan bahan baku hasil olahan dari industri lainnya. Contoh industri ini adalah baju, mebel, dan pemintalan benang
Industri fasilitatif atau tersier, yakni suatu industri yang biasanya menjual jasa atau pelayanan bagi orang lain. Contoh industri ini adalah ankutan umum, perdagangan, perbankan, dan pariwisata.
Itulah penjelasan mengenai kelompok industri berdasarkan bahan baku. Masih banyak kelompok-kelompok industri yang dibagi berdasarkan kriteria lainnya. Apakah kamu bisa menyebutkan dan menjelaskan kelompok-kelompok industri tersebut? (LOV)
