Definisi Makanan Khas Daerah dan Karakteristiknya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia adalah negara yang luas. Selain itu, negara kita juga kaya akan keragaman budaya dan sumber hayati. Hal inilah yang menyebabkan banyak daerah memiliki makanan khas. Definisi makanan khas daerah adalah makanan yang dikonsumsi dari generasi ke generasi. Misalnya saja Yogyakarta dengan Gudeg, Lombok dengan Ayam Taliwang, Palembang dengan Pempek, dan masih banyak lagi. Untuk mengetahui secara lengkap tentang makanan khas daerah, berikut penjelasannya.
Definisi Makanan Khas Daerah dan Karakteristiknya
Mengutip dari buku Pengembangan Industri Kuliner Berbasis Makanan Tradisional Khas Sulawesi oleh Dr. Syamsul Rahman, S.T.P., M.Si. (2021), makanan khas daerah memiliki pengertian yakni makanan yang biasa dikonsumsi sejak beberapa generasi.
Makanan tersebut sering terdiri dari hidangan yang disesuaikan dengan selera masyarakat, tidak bertentangan dengan keyakinan masyarakat setempat, dan terbuat dari bahan atau rempah yang tersedia di daerah tersebut.
Selain itu, makanan khas daerah juga merupakan jenis makanan yang berkaitan erat dengan suatu daerah dan diwariskan dari generasi ke generasi berikutnya tanpa menambah atau menguranginya.
Inilah sebabnya yang membuat makanan khas daerah sebagai bentuk dari budaya kedaerahan yang mencerminkan keadaan dan potensi alam masing-masing.
Pada dasarnya, makanan dipengaruhi oleh ketersedian bahan-bahan dan kondisi daerahnya, sehingga setiap daerah memiliki karakteristik makanan masing-masing. Selain itu, inovasi dari makanan khas daerah terbilang sedikit. Sehingga, secara turun-temurun, resep makanan tidak berubah banyak.
Secara umum, karakteristik makanan khas daerah yakni:
Resep makanan yang diperoleh telah dikenal dan diterapkan secara turun-temurun dari generasi pendahulunya.
Penggunaan alat tradisional tertentu di dalam pengolahan masakan tersebut.
Teknik pengolahan masakan merupakan cara memasak yang harus dilakukan untuk mendapatkan rasa maupun rupa yang khas dari suatu makanan.
Diolah dari bahan-bahan makanan yang tersedia baik dari usaha tani sendiri maupun yang tersedia dalam sistem pasar setempat.
Misalnya saja karakteristik makanan daerah- daerah di Indonesia yang dikutip dari buku Tata Boga Aneka Resep Masakan Tradisional Khas Sumatera oleh Siti Nur Aidah (2020:7-8), yakni:
Masakan dari Jawa Barat
Jawa Barat merupakan daerah pegunungan yang banyak menghasilkan berbagai jenis sayur mayur. Masyarakat Jawa Barat lebih suka makan sayur-mayur muda yang masih mentah secara langsung dalam bentuk Ialap mentah yang disantap bersama sambal. Olahan sayuran yang masih mentah disebut karedok. Sedangkan yang matang disebut gado-gado. Banyaknya masakan yang terbuat dari ikan seperti dibuat pepes.
Masakan Jawa Tengah
Masyarakat Jawa Tengan banyak menggunakan bawang putih sebagai bumbu dominan dan lebih menyukai rasa manis dibandingkan rasa yang lain. Di daerah ini banyak ditemukan masakan bersantan.
Masakan Jawa Timur
Masakan olahan masyarakat Jawa Timur banyak menggunakan terasi dan petis sebagai pemberi rasa pada masakan. Dengan rasa yang sedikit pedas, masakan Jawa Timur banyak dimatangkan dengan cara direbus, digoreng, dipepes, dan dibakar. Contoh makanan khas dari Jawa Timur adalah rujak cingur, tahu tek, dan lainnya.
Masakan Sumatera
Masakan olahan daerah Sumatra menggunakan banyak bumbu. Sumatra Barat menggunakan banyak cabai hingga rasanya relatif pedas dan santan kental. Daerah Sumatera Selatan sangat suka masakan yang rasanya pedas.
Olahan makanannya banyak dimatangkan dengan cara direbus, dibakar, dan digoreng dengan waktu memasak yang relatif lama. Masakan dari sayur-mayur tidak banyak jumlahnya. Kalau pun ada jenis sayurnya tidak bervariasi. Sayur yang sering dipakai antara lain daun singkong, kacang panjang, buncis, dan nangka muda. Contoh makanan khas dari Sumatera adalah rendang, pempek, tempoyak, keripik sanjay, dan lain-lain.
Masakan Sulawesi
Masakan olahan daerah Sulawesi banyak menggunakan ikan dengan rasa asam pedas. Contoh makanan khas Sulawesi adalah bubur Manado, kaledo, palumara, ikan woku, uta kelo, dan sebagainya.
Makanan khas daerah adalah kekayaan yang dimiliki Indonesia. Meskipun terkasan kuno, namun sudah banyak makanan tradisional yang dimodifikasi dengan rasa modern. Selain itu, makanan khas daerah juga terkanal akan keenakannya karena menggunakan banyak bumbu dan rempah yang dimasak lama.(MZM)
