Konten dari Pengguna

Definisi Purwaka dalam Pelajaran Bahasa Jawa

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mempelajari Purwaka yaiku dalam bahasa Jawa. Foto. dok. Aaron Burden di Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mempelajari Purwaka yaiku dalam bahasa Jawa. Foto. dok. Aaron Burden di Unsplash

Purwaka yaiku atur panuwun marang para rawuh kang kepareng rawuh. Ini berarti purwaka termasuk ke dalam salah satu bagian dari susunan teks pidato dalam bahasa Jawa. untuk dapat memahaminya dengan lebih sempurna, mari kita simak pemaparan lengkap mengenai definisi purwaka dalam pelajaran bahasa Jawa berikut ini.

Pengertian Purwaka dalam Bahasa Jawa dan Isinya

Dalam pelajaran bahasa, baik itu bahasa Indonesia maupun bahasa Jawa, kita pasti menjumpai materi yang membahas tentang bagaimana caranya menyusun teks pidato yang benar dan sesuai dengan kaidah. Apa itu pidato?

Pengertian pidato dipaparkan secara lengkap dalam buku berjudul Belajar Pidato & MC: Panduan Mudah & Cepat Memukau Audience dengan Percaya Diri karya Aep Syaiful Hamidin (2016:11) yang menuliskan pidato adalah salah satu kegiatan berbicara yang dilakukan seseorang di depan audiens dalam rangka menyampaikan kegiatan yang sedang dilakukan.

Ilustrasi menyusun purwaka dalam bahasa Jawa. Foto. dok. Aaron Burden di Unsplash

Hal tersebut rupanya serupa dengan pengertian tanggap wacana atau pidato dalam bahasa Jawa yang dipaparkan secara lengkap dalam buku berjudul Gladhi Basa Jawa Kelas VI untuk SD/MI yang ditulis oleh Dhita Puspitasari Sukendro; Triana Wahyu Susanti, ‎Kusuma Parahita (2015: 79).

Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa tanggap wacana utawa pidhato yaiku ngandharake gagasan marang wong liya sarana micara kang wis kasusun kanthi tata urutan lan paugeran kang becik ing adicara tartamtu. Maksudnya, pidato adalah suatu gagasan yang disampaikan kepada orang lain melalui tuturan yang telah tersusun dari tata tertib dan aturan yang baik dalam suatu peristiwa tertentu.

Dalam pidato terdapat beberapa poin penting yang tak boleh dilewatkan, salah satunya adalah purwaka. Dalam buku tersebut juga tertulis bahwa purwaka yaiku atur panuwun marang para rawuh/tamu kang kepareng rawuh, sarta atur pamuji syukur marang gusti Allah.

Itu berarti purwaka adalah kalimat pembuka yang berisi sambutan dan ucapan syukur yang ditujukan kepada yang para tamu dan hadirin yang telah datang, serta mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Ilustrasi mempelajari bahasa Jawa dengan menhetahui apa itu purwaka. Foto. dok. PeopleImages di Unsplash

Purwaka ini rupanya terdapat di dalam susunan tanggap wacana atau teks pidato dalam bahasa Jawa. berikut ini adalah struktur pidato dalam bahasa Jawa mulai dari dari pembuka sampai penutup.

  • Salam pembuka: salam pembuka adalah salam hormat pertama kepada para tamu atau mereka yang diundang untuk hadir

  • Panyapa (Sapaan): salam untuk siapa saja yang menghadiri acara untuk memberi hormat

  • Purwaka (pembuka): sambutan berisi ucapan syukur kepada yang tamu datang dan mengucap syukur kepada Tuhan

  • Surasa basa (isi): isi dari keseluruhan acara yang disampaikan kepada tamu undangan

  • Wigatine atau dudutan (kesimpulan): ringkasan dari inti yang disampaikan

  • Pangarep-arep (harapan):harapan yang ditujukan bagi para tamu

  • Wusana (penutup): biasanya diisi dengan ucapan terima kasih dan permohonan maaf atas segaal kekurangan selama menyampaikan pidato

  • Salam panutup: salam yang diucapkan sebagai penutup acara.

Penjelasan mengenai definisi purwaka dalam susunan tanggap wacana atau pidato dalam bahasa Jawa dapat Anda jadikan materi baru untuk mendalami bahasa Jawa. Semoga bermanfaat! (DAP)