Konten dari Pengguna

Deklarasi yang Berisi Meningkatkan Perdamaian dan Stabilitas Regional

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Meningkatkan Perdamaian dan Stabilitas Regional merupakan Salah Satu Isi dari Deklarasi Bangkok    Sumber Unsplash/Z
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Meningkatkan Perdamaian dan Stabilitas Regional merupakan Salah Satu Isi dari Deklarasi Bangkok Sumber Unsplash/Z

Deklarasi Bangkok menghasilkan kesepakatan untuk dibentuknya ASEAN. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional merupakan salah satu isi dari Deklarasi Bangkok.

ASEAN adalah organisasi negara-negara di wilayah Asia Tenggara. Deklarasi Bangkok berisi kesepakatan negara-negara pendiri ASEAN.

Meningkatkan Perdamaian dan Stabilitas Regional merupakan Salah Satu Isi dari Deklarasi Bangkok, Ini Ulasannya

Ilustrasi Meningkatkan Perdamaian dan Stabilitas Regional merupakan Salah Satu Isi dari Deklarasi Bangkok Sumber Unsplash/Jéan Béller

Terdapat lima poin pada Deklarasi Bangkok. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional merupakan salah satu isi dari Deklarasi Bangkok.

Diambil dari buku PKN SD/MI Kelas 6, Rachmat, Masan Petun (2013:99), berikut adalah isi Deklarasi Bangkok selengkapnya.

  1. Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan perkembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara.

  2. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional.

  3. Meningkatkan kerja sama dan saling membantu untuk kepentingan bersama dalam bidang ekonomi, sosial, teknik, ilmu pengetahuan, dan administrasi.

  4. Memelihara kerja sama yang erat di tengah-tengah organisasi regional dan internasional yang ada.

  5. Meningkatkan kerja sama untuk memajukan pendidikan, latihan, dan penelitian di kawasan Asia Tenggara

ASEAN berdiri berdasarkan kesepakatan lima negara yang mengadakan pertemuan di Bangkok. Pertemuan itu berlangsung dari tanggal 5 Agustus hingga tanggal 8 Agustus 1967.

Lima negara itu adalah Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand. Pembentukan ASEAN diresmikan melalui penandatanganan Deklarasi Bangkok oleh kelima tokoh dari masing-masing negara.

Tokoh-tokoh yang hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain:

  1. Adam Malik, Menteri Luar Negeri Indonesia

  2. Tun Abdul Razak, Pejabat Perdana Menteri Malaysia

  3. Thanat Khoman, Menteri Luar Negeri Thailand

  4. Narcisco Ramos, Menteri Luar Negeri Filipina

  5. Rajaratnam, Menteri Luar Negeri Singapura

Tujuan Dibentuknya ASEAN

Ilustrasi Meningkatkan Perdamaian dan Stabilitas Regional merupakan Salah Satu Isi dari Deklarasi Bangkok Sumber Unsplash/Kyle Glenn

Dikutip dari buku New Edition Mega Bank Soal SD/MI, Uly Amalia (2017:527), Piagam Deklarasi Bangkok merumuskan tujuan pembentukan ASEAN, yaitu:

  1. Mempercepat pertumbuhan, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan pengembang di kawasan Asia Tenggara.

  2. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum.

  3. Meningkatkan kerja sama yang aktif dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, teknik, ilmu pengetahuan, dan administrasi.

  4. Saling memberikan bantuan dalam bentuk sarana-sarana latihan dan penelitian.

  5. Meningkatkan kerja sama di bidang pertanian, industri, perdagangan dan jasa, serta meningkatkan taraf hidup rakyat.

  6. Memelihara kerja sama yang erat dan bermanfaat dengan organisasi-organisasi internasional dan regional.

Baca juga: Wakil Indonesia yang Ikut Serta dalam Deklarasi Bangkok

Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional merupakan salah satu isi dari Deklarasi Bangkok. Tujuan dibentuknya ASEAN merupakan hasil rumusan dari Deklarasi Bangkok. (DK)