Konten dari Pengguna

Deontologi: Pengertian, Macam, dan Teorinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Deontologi adalah  (Foto: Vnwayne Fan | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Deontologi adalah (Foto: Vnwayne Fan | Unsplash.com)

Pengertian deontologi adalah ilmu mengenai kewajiban etis. Deontologi atau etika deontologis bisa juga dikatakan sebagai sebuah pandangan etika normatif yang menilai moralitas tindakan dengan dasar kepatuhan pada peraturan yang ada.

Simak artikel ini untuk memahami pengertian dan macam deontologi serta teori etika klasik yang paling terkenal.

Baca juga: Inilah Pengertian Etika dan Jenisnya

Pengertian Deontologi

Ilustrasi Pengertian Deontologi (Foto: Paul Melki | Unsplash.com)

Dikutip dari Etika Ekonomi oleh Purba, dkk (2021), kata deontologi berasal dari bahasa Yunani “deon” yang artinya kewajiban. Menurut teori ini, tindakan yang baik bukan saja dianggap dan dibenarkan atas dasar dari tujuan atas tindakan tersebut namun atas dasar kewajiban untuk bertindak kepada orang lain.

Ada 3 pengertian deontologi, yaitu:

1. Stanford Encyclopedia of Philosophy

Filosofi moral kontemporer menjelaskan bahwa deontologi adalah bagian teori normatif yang berarti sebuah pilihan memerlukan pilihan secara moral, larangan atau tindakan otorisasi. Jadi, deontologi dalam teori moral ini lebih dominan dalam memandu dan mengevaluasi pilihan apa yang harus dilakukan (teori deontik).

2. Ethics Unwrapped

Teori ini lebih mengutamakan aturan/tradisi/adat dalam membedakan perbuatan yang baik atau buruk. Teori etika ini sering dihubungkan dengan pendapat seorang cendekia, Immanuel Kant. Kant meyakini bahwa suatu tindakan etnis pasti akan mengikuti hukum moral universal seperti tidak boleh berbohong.

Deontologi ini mudah untuk diterapkan. Alasannya karena teori ini hanya memerlukan orang untuk mengikuti aturan/tradisi yang memang mereka anut. Pendekatan ini cenderung mencocokkan tradisi yang ada dengan hal yang etis atau tidak.

3. Encyclopedia Britannica

Etika deontologi merupakan sebuah teori etika yang intinya menitikberatkan hubungan antara tugas dengan moralitas dari tindakan individu.

Ada 3 prinsip yang harus dipenuhi dalam deontologi sebagai berikut:

  • Supaya tindakan mempunyai nilai moral karena tindakan tersebut sudah sesuai dengan kewajiban yang ada.

  • Nilai moral dari tindakan tidak bergantung pada realisasi tindakan, melainkan bergantung pada keinginan baik yang mendorong seseorang untuk mengikutinya. Artinya bahkan walaupun tujuannya tidak tercapai, orang tersebut tetap dianggap baik.

  • Sebagai hasil dari dua prinsip di atas, kewajiban merupakan hal yang dibutuhkan pada tindakan yang dilakukan sesuai dengan penghormatan pada hukum moral.

Macam Deontologi

Deontologi diklasifikasikan dalam dua jenis utama sebagai berikut:

  • Teori Deontologi Tindakan: etika situasional dan eksistensialisme

  • Teori Deontologi Peran: teori imperatif kategorikal dan perintah ilahi/teori hukum alam

Teori Etika

Dalam buku Ilmu & Aplikasi Pendidikan oleh Tim Pengembang Ilmu Pendidikan FIP-UPI (2007:238) dijelaskan bahwa teori etika merupakan kerangka untuk berpikir tentang apakah suatu perbuatan bisa diterima jika dinilai dengan menggunakan pendekatan moral.

Terdapat dua teori etika klasik yang paling terkenal, yaitu:

  • Teori utilitiarisme menilai baik-buruknya suatu tindakan dari hasil atau dampak tindakan itu. Jika hasilnya baik, maka secara moral tindakan tersebut adalah baik.

  • Teori deontologi menyatakan lakukan kewajiban dan jangan lihat hasil atau dampaknya.

Sekian penjelasan tentang pengertian dan macam deontologi serta teori etika yang bisa kalian pelajari. Semoga bermanfaat. (KRIS)