Deretan Sikap terhadap Sesama Umat Muslim yang Perlu Dijaga

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai sesama umat Muslim, sudah sepatutnya kita untuk selalu menjaga sikap satu sama lain. Pasalanya, umat Muslim disatukan dalam sebuah tiang yang dinamakan ukhwah islamiyah. Dengan persaudaraan yang erat dapat berdampak dengan semakin kuatnya tali silaturahmi serta saling berbondong untuk membantu umat Muslim yang lain saat diterpa kesulitan. Misalnya saja, sikap yang tepat kepada sesama mukmin adalah saling menghormati dan menghargai. Selain itu, masih banyak sikap yang perlu umat Muslim terapkan kepada sesama mukmin. Apa sajakah itu?
Deretan Sikap terhadap Sesama Umat Muslim yang Perlu Dijaga
Dikutip dari buku Islam Menyejukkan karya Prof. Dr. Said Agil Husin al-Munawwar. Lc., M.A, dkk. (2021), agama Islam mengajarkan sesama Muslim harus bersatu tidak boleh bercerai dan bemusuhan, karena sesama Muslim adalah saudara. Maka dari itu, sikap terhadap sesama mukmin harus dijaga, di antaranya:
Saling Menghormati
Sesama manusia haruslah saling menghormati satu sama lain, hal ini juga berlaku dalam agama Islam. Bahkan, Allah SWT meminta umatnya untuk menghormati sesama umat Muslim. Allah SWT berfirman:
وَإِذَا حُيِّيتُمْ بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوا بِأَحْسَنَ مِنْهَا أَوْ رُدُّوهَا ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ حَسِيبًا
Artinya, “Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu.” (QS. An Nisa: 86)
Saling Menjaga Ucapan
Mulutmu harimaimu. Pepatah seperti ini adalah sebuah gambaran bahwa ucapan dalam membuat seseorang sakit hati hingga terjadi perpecahan. Maka dari itu, sudah sepatutnya sebagai sesama umat Muslim untuk saling menjaga ucapan.
Allah SWT bersabda:
لَا يُحِبُّ اللّٰهُ الْجَهْرَ بِالسُّوْۤءِ مِنَ الْقَوْلِ اِلَّا مَنْ ظُلِمَ ۗ وَكَانَ اللّٰهُ سَمِيْعًا عَلِيْمًا
Artinya, “Allah tidak menyukai perkataan buruk, (yang diucapkan) secara terus terang kecuali oleh orang yang dizalimi. Dan Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.” (QS. An-Nisa: 148)
Saling Mendoakan Kebaikan
Mendoakan menjadi salah satu cara menjaga keutuhan umat Muslim agar selalu bersatu tanpa terpecah belah. Sebab, tanpa bantuan dari Allah SWT, semua tidak akan terjadi.
Allah SWT bersabda,
فَاعْلَمْ اَنَّهٗ لَآ اِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْۢبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِۚ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مُتَقَلَّبَكُمْ وَمَثْوٰىكُمْ ࣖ
Artinya, “Maka ketahuilah, bahwa tidak ada Tuhan (yang patut disembah) selain Allah dan mohonlah ampunan atas dosamu dan atas (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat usaha dan tempat tinggalmu”. (QS. Muhammad: 19)
Demikianlah deretan sikap dalam menjaga hubungan umat Muslim. Dengan saling menjaga hubungan, umat Muslim akan semakin kokoh hubungan saat diterpa berbagai cobaan.(MZM)
