Di Manakah Jendral Sudirman Dilahirkan? Berikut Profil Lengkapnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jendral Sudirman merupakan pahlawan Indonesia yang memiliki peran penting bagi bangsa Indonesia. Tidak heran jika Jendral Sudirman menjadi salah satu inspirasi bagi bangsa Indonesia. Lalu, di manakah Jendral Sudirman dilahirkan?
Pertanyaan tersebut sering ditanyakan karena ada banyak orang yang penasaran dengan jendral besar Tentara Nasional Indonesia ini. Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka harus melihat profil dari Jendral Sudirman.
Di Manakah Jendral Sudirman Dilahirkan? Ini Jawabannya
Dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah, Jendral Sudirman merupakan tokoh yang berani dan juga cerdas. Sehingga tidak heran beliau adalah tokoh yang sangat disegani oleh pasukannya.
Keberanian dan juga kecerdasan dari seorang Jendral Sudirman membuatnya dinobatkan sebagai panglima pertama sekaligus Jendral RI pertama dengan usia termuda, yaitu 31 tahun.
Lalu di manakah Jendral Sudirman dilahirkan? Berikut adalah biografi singkatnya. Dikutip dari buku Soedirman Seorang Panglima, Seorang Martir, Tempo, (2012), dijelaskan bahwa Jendral Sudirman memiliki nama asli Raden Sudirman.
Raden Sudirman lahir pada 24 Januari 1916 di Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Orang tua Jenderal Soedirman adalah Bapak Karsid Kartawiraji, seorang pekerja pabrik gula di Kalibagor, Banyumas dan Ibu Siyem yang merupakan keturunan Wedana Rembang.
Ia memiliki satu saudara yakni Muhammad Samingan. Istrinya adalah Alifah dan mereka dikaruniai 7 orang anak. Jenderal Soedirman tidak hidup oleh orang tuanya, ia dibesarkan oleh pamannya bernama Raden Cokrosunaryo.
Di usianya yang masih 7 tahun, ia sekolah di Hollandsch Inlandsche School (HIS) yang kemudian dilanjutkan ke Taman Siswa saat usianya 8 tahun. Kemudian ia dipindahkan lagi ke Sekolah Wirotomo karena Taman Siswa dianggap Belanda adalah lembaga ilegal.
Sejak usia muda Jendral Sudirman sudah memperlihatkan kepemimpinannya. Akan tetapi dia belum dikenal sebagai seorang pejuang dan lebih terkenal sebagai seorang guru. Sampai pada era di mana Jepang menjajah Indonesia.
Karena sekolahnya diuubah menjadi tempat militer, Jendral Sudirman diminta untuk memimpin sebuah tim di Cilacap untuk menghadapi serangan Jepang. Selain itu Jendral Sudirman juga melakukan negosiasi dengan Jepang.
Negosiasi tersebut dilakukan untuk membuka kembali sekolah yang ditutup oleh Jepang. Hingga pada akhirnya Jendral Sudirman pada 1944 diminta untuk bergabung dengan PETA dan diangkat menjadi komandannya.
Baca juga: Rangkuman Film Jenderal Soedirman (2015) dalam Sejarah Kemerdekaan Indonesia
Di bawah kepemimpinan Jendral Sudirman PETA berjalan dengan sangat baik dan menjadi ujung tombak perlawanan Indonesia. Demikian adalah pembahasan mengenai di manakah Jendral Sudirman dilahirkan dan biografi singkatnya. (WWN)
