Digarisbawahi atau Digaris Bawahi, Mana yang Benar sesuai KBBI?

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mana yang tepat antara digarisbawahi atau digaris bawahi? Ini mungkin termasuk pertanyaan yang sering muncul saat sedang membahas imbuhan dalam bahasa Indonesia. Selain itu, juga sering menjadi bahan pencarian dalam KBBI.
Imbuhan adalah morfem yang ditambahkan ke dalam batang kata untuk mengubah arti atau fungsi kata tersebut. Imbuhan bisa berupa awalan, sisipan, akhiran, atau konfiks dalam bahasa Indonesia.
Digarisbawahi atau Digaris Bawahi, Penulisan yang Tepat
Baik kata digarisbawahi maupun digaris bawahi sama-sama berasal dari kata dasar yang sama. Kata dasar tersebut adalah garis bawah. Menurut situs KKBI online, kbbi.kemdikbud.go.id, arti kata garis bawah adalah sebagai berikut.
Garis yang dibuat di bawah tulisan (huruf, kata, kalimat, dan sebagainya) untuk menyatakan bahwa kata (kalimat dan sebagainya) yang diberi garis itu penting.
Pada penerapannya, kata garis bawah sering ditambahi imbuhan. Imbuhan bisa berada di bagian depan kata, maupun di belakang. Masih menurut KBBI, imbuhan adalah tambahan (berupa awalan, sisipan, akhiran) pada kata dasar untuk membentuk kata baru, yaitu afiks.
Salah satu fungsi imbuhan me-kan adalah mengubah kata menjadi kata kerja aktif transitif. Penulisan imbuhan yang tepat untuk kata berimbuhan garis bawah adalah adalah menggarisbawahi. Sedangkan untuk kata kerja tidak aktif, kata tersebut berubah menjadi digarisbawahi.
Kenapa bisa begitu? Perlu dipahami bahwa dalam kaidah bahasa Indonesia, dua kata majemuk bila diberi awalan dan akhiran sekaligus akan tergabung menjadi satu, atau tersambung. Penyambungan kata bertujuan untuk menyederhanakan dan memperjelas makna.
Jadi, mana yang penulisannya lebih tepat antara digarisbawahi atau digaris bawahi? Jawabannya adalah digarisbawahi. Beberapa contoh lain untuk memudahkan pemahamannya adalah sebagai berikut.
Bergaris bawah (imbuhan hanya di depan atau awalan)
Garis bawahi (imbuhan hanya di belakang atau akhiran)
Menggarisbawahi (imbuhan ada di awalan dan akhiran)
Baca Juga: Kata Baku Bahasa Indonesia: Telepon atau Telefon?
Kata-kata yang disambung biasanya adalah gabungan dari dua kata yang memiliki makna tertentu ketika digabungkan. Dalam kasus "digarisbawahi," "garis" dan "bawah" digabungkan karena tindakan menggarisbawahi berarti memberikan garis di bawah teks.
Sekarang sudah paham mengenai digarisbawahi atau digaris bawahi? Singkatnya, sangat penting untuk merujuk pada KBBI ketika seseorang merasa ragu tentang penulisan yang benar dalam bahasa Indonesia. (DNR)
