Doa Buat Orang Meninggal Lengkap dengan Artinya

Penulis kumparan
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam hidup ini pasti ada orang yang datang dan juga pergi. Orang yang pergi ada yang sementara dan selamanya atau meninggal. Ketika ada orang yang meninggal maka yang masih hidup memiliki kewajiban untuk mendoakannya agar segala amal ibadah yang telah dilakukan di dunia ini diterima oleh sang Maha Kuasa. Lalu bagaimana doa buat orang meninggal?
Dikutip dari buku Rahasian Agar Doa Selalu Dikabulkan Allah karya Fahruddin Ghozy (2018: 10), doa berasal dari kata “da’a-yad’u-da’watan”, yang secara harfiah berarti meminta. Dalam kitab Subulus Salam Ash-Shan’ani menyatakan bahwa secara umum, kata “doa” digunakan bagi anjuran untuk mengerjakan sesuatu. Misalnya “da’aatu fulan” yang berarti saya memohon bantuan si fulan atau saya meminta kepada si fulan.
Sementara itu, Muhyidin ibn ‘Arabi, seorang sufi dari Mursia, Spanyol memaparkan kata doa dengan istilah “as sual” yang berarti permohonan. Doa atau permohonan seseorang kepada Allah SWT dibagi menjadi beberapa bagian. Pertama as sual bu lafdzi yaitu permohonan yang disampaikan kepada Allah SWT. Kedua as sual bil hal, permohonan yang tidak diungkapkan secara lisan namun melalui sikap atau kondisi tertentu yang diperlihatkan. Ketiga as sual bil isti’dad yaitu permohonan yang paling tinggi derajatnya, karena jenis ini bersifat khafi (samar).
Ketahui doa buat orang meninggal lengkap dengan artinya yang perlu kamu ketahui untuk mendoakannya.
Doa Buat Orang Meninggal
Ketika mendengar orang yang meninggal maka sebaiknya kita memanjatkan doa bagi orang tersebut. Inilah doa yang bisa kamu panjatkan:
1. Doa untuk laki-laki
Allaahummaghfir lahu warham hu wa’aafi hii wa’fu anhu wa akrim nuzula hu wa wassi’ madkhola hu waghsil hu bilmaai wats-tsalji walbarodi wanaqqi hi minal khothooyaa kamaa yunaqqots tsaubul abyadlu minaddanasi wa abdil hu daaron khoiron min daari hi wa ahlan khoiron min ahli hi wazaujan khoiron min zaoji hi wa adkhil hul jannata wa ‘aidz hu min ‘adzaabil qobri wa fitnati hi wa min ‘adzaabin naar.
Artinya:
"Ya Allah, ampunilah, rahmatilah, bebaskanlah dan lepaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih lagi sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan bagaikan baju putih yang bersih dari kotoran, dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkan, serta istri yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke dalam surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnah nya, dan dari siksa api neraka."
2. Doa untuk perempuan
Allaahummaghfir laha warham ha wa’aafi ha wa’fu anha wa akrim nuzula ha wa wassi’ madkhola ha waghsil ha bil maa-i wats-tsalji wal barodi wa naqqi ha minal khothooyaa kamaa yunaqqots tsaubul abyadlu minad danasi wa abdil ha daaron khoiron min daari ha wa ahlan khoiron min ahli ha wazaujan khoiron min zaoji ha wa adkhil hal jannata wa ‘aidz ha min ‘adzaabil qobri wafitnati hi wa min ‘adzaabin naar.
Artinya:
"Ya Allah, ampunilah, rahmatilah, bebaskanlah dan lepaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih lagi sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan bagaikan baju putih yang bersih dari kotoran, dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkan, serta suami yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke dalam surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnah nya, dan dari siksa api neraka."
3. Doa untuk orang tua
Rabbighfir li, wa li walidayya, warham huma kama rabbayani shaghira.
Artinya: "Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil."
Nah itulah doa untuk orang yang meninggal, kamu ketika mendengar atau tau ada orang yang meninggal bisa membacakan doa tersebut. Jika kamu tidak hafal maka bisa membacanya. Amalan yang tidak akan putus adalah sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang sholeh. (Umi)
