Doa Mandi Besar Islam sesuai Ajaran Rasulullah

Penulis kumparan
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mandi besar merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan ketika sudah lepas masa hadas besar. Dalam melakukan kewajiban tersebut, setiap muslim perlu membaca doa mandi besar Islam yang sesuai dengan ajaran Rasulullah.
Dikutip dari Buku Tuntunan Lengkap Salat Wajib, Sunah, Doa dan Zikir oleh Z.R. Rachman (2020: 45), pengertian mandi wajib atau mandi besar adalah mandi yang dilakukan saat dalam kondisi junub. Junub merupakan suatu kondisi di mana seorang muslim mengalami keluarnya sperma usai jima’ dan berhentinya darah usai haid atau nifas.
Allah SWT berfirman:
“…jika kamu junub, maka Mandilah, dan jika kamu sakit.” (QS. Al-Maidah ayat 6).
Dalam buku Pendidikan Agama Islam: Referensi Perkuliahan Terlengkap oleh Rosidin (2020: 188) dijelaskan bahwa orang yang berhadast besar tidak diperkenankan untuk melakukan ibadah-ibadah berikut ini:
• Mendirikan sholat, baik sunnah ataupun fardhu.
• Berdiam diri atau duduk di masjid.
• Melakukan thawaf.
• Menyentuh, membawa atau membaca Al-qur’an.
Oleh karena itu, apabila seorang muslim telah selesai masa hadas besarnya seperti haid atau nifas, maka ia diwajibkan untuk segera mandi besar. Dengan melakukan mandi besar sesuai ajaran Islam, maka ia dapat menunaikan serangkaian ibadah kembali seperti sedia kala.
Rukun Mandi Besar
Seperti halnya ibadah-ibadah lain, mandi besar juga memiliki rukun wajib yang perlu ditunaikan agar bernilai sah. Adapun rukun mandi besar tersebut yaitu sebagai berikut:
Niat
Menyiramkan air ke seluruh tubuh dan meratakannya dari ujung kepala sampai ujung kaki.
Menghilangkan najis yang menempel.
Doa Mandi Besar Islam
Doa mandi wajib perlu dibaca agar hati dan perbuatan dapat lebih bersungguh-sungguh dalam melaksanakannya. Adapun doa mandi besar Islam yang perlu dilafazkan yaitu sebagai berikut:
Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari fardlan lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku berniat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar fardlu karena Allah ta’ala.
Dari Umar bin Khattab, “Aku telah mendengar Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya semua pekerjaan itu disertai dengan niatnya.” (HR. Bukhari). Melalui hadist tersebut, sudah selayaknya kita membaca niat atau doa mandi besar Islam tersebut agar sesuai dengan perintah yang telah diajarkan Rasulullah.
(DLA)
