Doa Menghentikan Hujan dan Cuaca Cerah yang Diajarkan Rasulullah saw

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Meskipun sudah memasuki musim kemarau, namun masih sering terjadi hujan di beberapa daerah. Agama Islam sendiri sudah mengajarkan doa menghentikan hujan dan segera cerah.
Apabila hujan deras terus mengguyur dapat menyebabkan bencana alam dan merugikan banyak orang. Sedangkan Rasulullah saw. pernah juga mengalami hal serupa dan berdoa kepada Allah Swt. agar hujan segera reda.
Doa Menghentikan Hujan agar Cuaca Cerah
Dikutip dari laman bmkg.go.id, sejumlah wilayah di Indonesia diperkirakan berpotensi mengalami cuaca ekstrem, seperti hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
Potensi ini dipengaruhi oleh beberapa dinamika atmosfer, yakni aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang berada pada fase 3, sehingga meningkatkan peluang pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian barat.
Kondisi ini juga diperkuat oleh gelombang atmosfer berupa kombinasi Mixed-Rossby Gravity dan Gelombang Kelvin serta anomali Outgoing Longwave Radiation (OLR) positif yang menandakan peningkatan aktivitas konvektif di wilayah Indonesia.
Selain itu, sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Sumatera yang secara tidak langsung mempengaruhi pola angin di sekitar Indonesia dengan membentuk area perlambatan dan belokan angin, sehingga semakin memicu pertumbuhan awan hujan signifikan.
BMKG memperkirakan beberapa beberapa daerah siaga akan datangnya hujan deras dan angin kencang, yakni:
1. 19-21 Agustus 2025
Hujan lebat: Kep. Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku, dan Papua Tengah.
Angin Kencang: Kep. Riau, Jakarta, Jawa Barat, Bali, NTB, NTT, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua Selatan.
2. 22-25 Agustus 2025
Hujan lebat: Sumatera Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
Angin Kencang: Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua Selatan.
Maka dari itu, masyarakat diminta berhati-hati menghadapi cuaca tersebut. Salah satu cara agar hujan deras segera reda adalah berdoa kepada Allah Swt.
Doa menghentikan hujan agar cuaca segera cerah yang dikutip dari buku Doa & Zikir untuk Segala Situasi & Kebutuhan, Ali Akbar bin Aqil (2016) sebagai berikut.
اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari
Artinya: Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan].” (HR. Bukhari no. 1014 dan Muslim no. 897)
Hujan adalah Waktu Mustajabnya Doa
Perlu diketahui, hujan adalah salah satu waktu diijabah atau dikabulkan doa. Sebab, waktu hujan merupakan turunnya rahmat dari Allah Swt. Maka dari itu, umat Islam dianjurkan untuk banyak berdoa pada waktu tersebut.
Sebagaimana dalam sebuah hadis, Rasulullah saw. bersabda:
“Dua doa yang tidak akan ditolak: doa ketika adzan dan doa ketika ketika turunnya hujan.” (HR. Al-Hakim no. 2534)
Selain itu, ketika melihat turunnya hujan, Rasulullah saw. membaca doa:
اَللَّهُمَّ صَيِّبًا هَنِيًّا وَسَيِّبًا نَافِعًا
Allahumma shayyiban haniyya wa sayyiban nafi‘an
Artinya: “Wahai Tuhanku, jadikan ini hujan terpuji kesudahannya dan menjadi aliran air yang bermanfaat.” (HR. Bukhari no. 1032)
Baca Juga: Bacaan Doa Terhindar dari Bencana Alam dan Diberikan Keselamatan
Meskipun diprediksi akan terjadi hujan deras dan angin kencang, diharapkan dengan membaca doa menghentikan hujan yang diajarkan Rasulullah saw. segera reda. Dengan begitu, tidak terjadi hal yang tidak diinginkan hingga menyebabkan bencana alam. (MZM)
