Konten dari Pengguna

Doa Niat Memandikan Jenazah Perempuan Sesuai Hadis

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi artikel Doa Niat Memandikan Jenazah Perempuan Sesuai Hadis. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi artikel Doa Niat Memandikan Jenazah Perempuan Sesuai Hadis. Sumber: pexels.com

Umat Muslim memiliki kewajiban mengurus jenazah sesama Muslim yang meninggal dari mulai memandikan, mengafani, mensholatkan sampai proses penguburan. Pada saat memandikan, walau sudah meninggal dunia, diwajibkan untuk membaca niat memandikan jenazah, karena itu ada mandi terakhir jenazah dan tidak bisa membacakan niatnya sendiri.

Dan dianjurkan juga, umat muslim mengiringi jenazah sampai ke pemakaman seperti disebutkan dalam hadis Rasulullah SAW berikut ini:

"Hak muslim pada muslim yang lain ada enak, "lalu ada yang menanyakan, "apa saja keenam hal itu?" Lantas beliau Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda, "(1) Apabila engkau bertemu, ucapkanlah salam padanya, (2) Apabila engkau diundang, penuhilah undangannya, (3) Apabila engkau dimintai nasehat, berilah nasehat padanya, (4) Apabila dia bersin lalu dia memuji Allah (mengucapkan 'Alhamdulullah'), (5) Apabila dia sakit, jenguklah dia, dan (6) Apabila dia meninggal dunia, iringilah jenazahnya (sampai ke pemakaman)." (HR Muslim no 2162).

Doa Niat Memandikan Jenazah Perempuan Sesuai Hadis

Dalam memandikan jenazah, ada doa niat mandi yang wajib dibacakan berdasarkan jenis kelaminnya. Bacaan doa niat memandikan untuk jenazah laki-laki berbeda dengan jenazah perempuan.

Berikut ini bacaan doa niat memandikan jenazah beserta tata caranya yang bersumber dari buku Tata Cara Mengurus Jenazah oleh Hafidz Muftisany (2021: 17-19).

Nawaitul gusla adaa-an 'an haadzihil mayyitati lillaahi ta'aalaa

Artinya:

Saya niat memandikan untuk memenuhi kewajiban dari mayit (perempuan) ini karena Allah Ta'ala.

Untuk jenazah perempuan, yang berhak memandikannya adalah suaminya, perempuan yang masih ada ikatan keluarga, tetangga perempuan, laki-laki mahram (anak kandungnya).

Peralatan untuk memandikan jenazah:

  1. Air secukupnya

  2. Sabun, wangi-wangian non alkohol, dan air kapur barus

  3. Sarung tangan untuk memandikan

  4. Kapas

  5. Potongan atau gulungan kain kecil

  6. Handuk, kain basahan, dan lain-lain

Ilustrasi artikel Doa Niat Memandikan Jenazah Perempuan Sesuai Hadis. Sumber: pexels.com

Tata Cara Memandikan Jenazah:

  1. Membaca Niat

  2. Berikan kain bersih penutup jenazah agar aurat tidak terlihat

  3. Tinggikan kepala jenazah untuk menghindari air mengalir ke bagian kepala. Lalu bersihkan seluruh anggota badannya (gigi, lubang hidung, celah ketiak, lubang telinga, celah jari, tangan dan rambut.

  4. Tekan dengan lembut bagian perutnya untuk mengeluarkan kotoran yang mungkin masih tersisa, bersihkan sampai bersih bagian qubul dan dubur

  5. Siramkan air terlebih dahulu ke bagian anggota tubuh yang sebelah kanan, lalu ke bagian sebelah kiri

  6. Mandikan dengan menggunakan air sabun, jenazah diwudhukan, bersihkan rambut dengan sampo atau daun bidara

  7. Gunakan air yang dicampur wangi-wangian pada bilasan terakhir

  8. Setelah selesai dimandikan, keringkan tubuh jenazah dengan kain agar tidak basah saat dikafani

  9. Sebelum dikafani, beri wewangian non alkohol, misalnya kapur barus.

Itulah bacaan doa niat memandikan jenazah perempuan beserta tata cara memandikan jenazah yang harus diperhatikan umat Muslim.(IND)