Doa untuk Anak Sholeh dan Sholeha yang Bisa Dibaca Orangtua

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memiliki anak yang sholeh dan sholeha merupakan harapan dari para orang tua. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mewujudkan harapan tersebut, salah satunya yaitu dengan memanjatkan doa. Doa untuk anak sholeh dan sholeha perlu dibaca oleh setiap orang tua yang menginginkan anaknya tumbuh dengan pengetahuan agama yang baik.
Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seorang manusia meninggal, maka terputuslah amalnya kecuali tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan doa anak sholeh”.
Dari hadist tersebut, dapat diketahui bahwa memiliki anak yang sholeh tidak hanya akan bermanfaat di dunia saja, melainkan juga untuk kebaikan di akhirat nanti. Dalam buku Aku Karakter Anak Sholeh oleh Samsul Bahri (2018) juga dijelaskan bahwa apa yang orang tua tanamkan kepada anak, maka hal tersebut akan menjadi tabungan bagi orang tua.
Oleh karena itu, mulai sejak dini, orang tua perlu membiasakan anak untuk lebih mengenal agama. Hal ini dapat dimulai dari hal-hal yang sederhana, misalnya seperti mengajarkan surat-surat pendek dalam Alquran, mengajarkan sholat, berdzikir, menolong sesama, dan lain-lain.
Doa untuk Anak Sholeh dan Sholeha
Sejak dulu, para nabi yang merupakan utusan Allah SWT juga memanjatkan doa untuk memohon dikaruniai keturunan yang baik dan sholeh. Doa untuk anak sholeh dan sholeha yang dapat Anda amalkan yaitu sebagai berikut:
1. Doa Nabi Zakaria
Robbiy habliy mil ladunka dzurriyyatan thoyyibatan innaka sami’ud du’a’.
Artinya: "Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa." (QS.Al Furqon: 38)
2. Doa Nabi Ibrahim
Robbij'alniy muqimash sholati wa min dzurriyyati robbana wa taqobbal du'a'.
Artinya: "Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku" (QS.Ibrahim: 40)
Selain berdoa, hendaknya orang tua juga mendidik dan mengajari anak dengan tata krama dan ilmu agama yang memadai. Jadi, doa yang dipanjatkan tersebut perlu diimbangi dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh agar keturunan kita menjadi sholeh dan sholeha. Dengan begitu, anak dapat tumbuh dewasa dan menjadi anak yang mengerti hukum agama dan berbakti kepada orang tua.
(DLA)
