Dua Hal yang Dilakukan Orang Munafik bila Berdoa dalam Kristen

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa yang dilakukan orang munafik bila berdoa? Dalam ajaran Kristen, istilah munafik diartikan sebagai seseorang yang berpura-pura beriman atau beribadah tanpa memiliki niat yang tulus.
Ketika orang munafik berdoa, tindakannya bisa jadi mencerminkan sikap yang penuh kepura-puraan dan niat yang tidak tulus. Padahal agama Kristen mengajarkan untuk menghargai niat yang tulus dan rendah hati ketika berdoa.
Apa yang Dilakukan Orang Munafik bila Berdoa?
Doa yang tulus merupakan ungkapan hati yang jujur dan percaya kepada Allah. Jadi bukan hanya sekadar tindakan yang dilakukan untuk memperoleh perhatian manusia atau mencapai tujuan pribadi yang egois.
Berdasarkan buku PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN LANSIA, Steven Tubagus, 2022, Yesus mengajarkan pentingnya doa yang tulus dan hubungan pribadi yang mendalam dengan Allah dalam berbagai ajaran-Nya. Dalam Matius 6:5-8 disebutkan:
"Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya."
Lantas, apa yang dilakukan orang munafik bila berdoa? Yesus mengidentifikasi dua tanda utama yang menunjukkan bahwa doa seseorang bersifat munafik. Dua tanda tersebut adalah:
1. Berdoa untuk Diperhatikan Orang
Pertama, keinginan untuk dipuji oleh orang lain muncul sebagai motivasi yang salah dalam berdoa. Yesus menekankan bila seseorang berusaha berdoa semata-mata untuk mendapatkan perhatian dan pujian manusia, upahnya telah diterima di dunia ini dan tidak akan diberikan lagi oleh Tuhan.
Orang dengan motivasi semacam itu cenderung berdoa di tempat-tempat yang ramai, mencari reputasi di antara sesama manusia, bukan karena kesungguhan mereka kepada Tuhan. Tujuan mereka bukanlah melayani Tuhan, melainkan mencapai pujian manusia.
2. Menggunakan Kata-Kata yang Hampa dan Bertele-tele
Tanda doa munafik yang kedua adalah ketidakjelasan dan kelebihan kata-kata. Orang munafik mungkin menggunakan kata-kata yang indah dan agung saat berdoa, namun hati mereka jauh dari keikhlasan.
Mereka berpikir bahwa semakin banyak kata yang diucapkan dalam doa, semakin besar keberkenan Tuhan. Tapi hal ini sebenarnya dipengaruhi oleh motivasi pertama, yaitu mereka berusaha mencari pengakuan manusia.
Doa yang panjang dengan kata-kata indah diarahkan untuk menciptakan kesan yang luar biasa dan menarik perhatian. Mereka mungkin menciptakan kesan kekudusan dengan kata-kata yang puitis, tetapi sebenarnya niat mereka tidak sesuai dengan isi doa mereka.
Baca Juga: 3 Contoh Doa Syafaat Kristen untuk Keseharian
Meskipun Tuhan sudah mengetahui kebutuhan kita, Dia ingin kita selalu terhubung dengan-Nya. Bergantung pada-Nya dan menyatakan kebutuhan kita dengan tulus. Jadi, apa yang dilakukan orang munafik bila berdoa merupakan hal yang tidak pantas. (DNR)
