Dua Hal yang Dimaksud dalam Pengertian Santun

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Santun merupakan salah satu sifat yang baik dan harus dimiliki oleh seseorang dalam kehidupan sehari-hari, karena sifat ini bisa memberikan banyak manfaat. Santun mencakup dua hal yakni santun dalam ucapan dan santun dalam tindakan.
Dengan menjadi santun dalam dua hal tersebut maka akan menciptakan hubungan yang baik dengan orang lain. Sehingga bisa menghindarkan dari permusuhan atau konflik.
Santun Mencakup Dua Hal yakni Santun dalam Ucapan dan Santun dalam Tindakan
Dikutip dari buku Aturan Sopan Santun dalam Pergaulan karya Sri Widayati, (2020) pengertian santun adalah sifat halus dan baik dari sudut pandang tata bahasa maupun tata perilakunya ke semua orang. Santun adalah sikap dan perilaku yang terkait dengan atau norma-norma yang berlaku dalam masyarakat.
Santun mencakup dua hal yakni santun dalam ucapan dan santun dalam tindakan. Yang dimaksud dengan santun dalam ucapan adalah cara berbicara yang menggunakan bahasa yang baik, benar, dan sopan kepada siapa pun.
Santun dalam ucapan mencerminkan kepribadian, pendidikan, dan budi pekerti seseorang. Santun dalam ucapan juga menunjukkan sikap menghargai perbedaan pendapat, pandangan, dan keyakinan orang lain. Santun dalam ucapan dapat dilakukan dengan cara:
Menggunakan kata-kata yang sopan, seperti permisi, maaf, terima kasih, silakan, mohon, dan sebagainya.
Menggunakan kata ganti yang sesuai dengan status dan kedudukan orang yang diajak bicara, seperti Bapak/Ibu/Saudara untuk orang yang lebih tua atau lebih berpengalaman, Anda untuk orang sebaya atau setara, dan Kamu untuk orang yang lebih muda atau kurang berpengalaman.
Menggunakan nada suara yang lembut, ramah, dan tidak meninggi.
Menghindari kata-kata kasar, kotor, atau mengejek yang dapat menyakiti perasaan orang lain.
Menghindari kata-kata yang bersifat menghina, mencela, atau menghakimi orang lain.
Sementara itu santun dalam tindakan adalah cara bertindak yang menunjukkan perilaku yang baik, benar, dan sopan kepada siapa pun. Santun dalam tindakan mencerminkan etika, moral, dan akhlak seseorang.
Santun dalam tindakan juga menunjukkan sikap menghargai hak-hak dan kewajiban-kewajiban orang lain. Santun dalam tindakan dapat dilakukan dengan cara:
Menjaga sikap tubuh yang sopan, seperti tidak membungkuk, tidak menyandar, tidak melipat tangan di depan dada, tidak menunjuk-nunjuk, dan sebagainya.
Menjaga jarak yang sopan dengan orang lain, seperti tidak terlalu dekat atau terlalu jauh.
Menjaga kontak mata yang sopan dengan orang lain, seperti tidak menatap terlalu lama atau menghindar.
Menjaga ekspresi wajah yang sopan dengan orang lain, seperti tidak cemberut, tidak tertawa terbahak-bahak, tidak mengernyitkan dahi, dan sebagainya.
Menjaga gerak tangan yang sopan dengan orang lain, seperti tidak menggoyang-goyangkan kaki atau jari-jari tangan, tidak memainkan rambut atau barang-barang lainnya, tidak menyentuh-nyentuh orang lain tanpa izin, dan sebagainya.
Baca juga: Manfaat dari Tata Krama dalam Komunikasi
Berdasarkan ulasan tersebut bisa disimpulkan bahwa santun mencakup dua hal yakni santun dalam ucapan dan santun dalam tindakan. Dengan bersikap santun menjalin hubungan yang harmonis dengan orang lain. (WWN)
