E-mail: Singkatan, Sejarah, dan Manfaatnya dalam Komunikasi

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

E-mail merupakan salah satu teknologi komunikasi internet yang paling populer. E-mail merupakan akronim dari Electronic Mail. Inilah sejarah dan manfaatnya dalam teknologi komunikasi.
Dalam bahasa Indonesia, e-mail diartikan sebagai surat elektronik. Hal tersebut karena e-mail memang dikirim secara elektronis melalui internet. Email merupakan cara mudah, cepat, dan praktis dalam berkomunikasi tanpa dibatasi jarak dan waktu.
Baca juga: Apa Singkatan dari Email dan Bagaimana Sejarahnya? Berikut Penjelasannya.
Sejarah E-mail
Dihimpun dari buku Cerdas Ber-e-mail yang disusun oleh Widya Aryo Damar (2010:12), sejarah e-mail dimulai saat perusahaan Olt Break and Newman (BBN) ditugaskan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk menciptakan media komunikasi internal ARPANET (Advanced Research Projects Agency Network) pada 1968. APARNET kemudian menjadi cikal bakal internet.
Pada 1971, seorang insinyur bernama Ray Tomlinson menciptakan program yang memungkinkan seseorang dapat saling mengirim pesan satu sama lain dengan mesin yang sama. Program yang bernama SNDMSG itu digunakan untuk meninggalkan pesan pada sebuah komputer sehingga orang lain yang memakai komputer itu dapat membaca pesan yang ditinggalkan. Pada 1972, Ray mengenalkan icon '@' sebagai identitas e-mail untuk memisahkan user id dan domain sebuah alamat email.
Manfaat dan Keunggulan E-mail
Manfaat e-mail sesungguhnya sama dengan surat yang memiliki satu kegunaan, yakni sebagai media atau alat untuk menyampaikan pesan. Namun karena menggunakan teknologi internet, tentu ada beberapa keunggulan yang dimiliki oleh e-mail.
Berdasarkan buku Asyiknya Bertukar E-mail yang disusun oleh Eko H. Setianto SmitDev (2013:5), berikut adalah beberapa keunggulan e-mail,
Dapat digunakan di mana saja, selama tersambung dengan koneksi internet.
Dapat dikirim kepada beberapa orang sekaligus secara bersamaan.
Sangat murah. Tidak ada perbedaan tarif dalam mengirim e-mail walau di ujung benua sekali pun.
Dapat dibaca kapan dan dimana saja selama terdapat koneksi internet.
Dapat disimpan sebagai arsip, atau dikirim kembali kepada orang lain.
Dapat diberi tambahan file, foto, atau dokumen lain yang diperlukan, bahkan dalam kapasitas besar.
Alamat e-mail terdiri atas tiga bagian, yaitu nama user alias user ID, tanda @ (baca: et), dan nama domain atau perusahaan. Beberapa penyelenggara domain memberikan akun e-mail yang dapat diperoleh secara gratis, seperti Google, Yahoo!, Hotmail, Telkomnet, dan lainnya.(DK)
