Konten dari Pengguna

Ekoregion yang Rawan Gempa Bumi dan Tsunami adalah Pulau Mentawai

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Ekoregion yang Rawan Gempa Bumi dan Tsunami adalah. Sumber: Unsplash/Z
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Ekoregion yang Rawan Gempa Bumi dan Tsunami adalah. Sumber: Unsplash/Z

Indonesia mempunyai sejumlah ekoregion laut yang mencerminkan keanekaragaman ekosistem laut. Ekoregion laut tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Ekoregion yang rawan gempa bumi dan tsunami adalah Pulau Mentawai.

Ekoregion merupakan kawasan yang telah ditetapkan secara ekologis dan geografis lebih kecil dari bioregion. Ekoregion meliputi wilayah daratan atau perairan yang luas.

Ekoregion yang Rawan Gempa Bumi dan Tsunami adalah Pulau Mentawai, Ini Penjelasannya

Ilustrasi untuk Ekoregion yang Rawan Gempa Bumi dan Tsunami adalah. Sumber: Unsplash/Artem Beliaikin

Dikutip dari Hukum lingkungan Indonesia, Sood (2019:233), berdasarkan Pasal 1 angka 29 UUPPLH, ekoregion adalah wilayah geografis yang memiliki kesamaan ciri iklim, tanah, air, flora, dan fauna asli, serta pola interaksi manusia dengan alam yang menggambarkan integritas sistem alam dan lingkungan hidup.

Ekoregion adalah geografis ekosistem yang berarti pola susunan berbagai ekosistem serta proses di antara ekosistem itu yang terikat dalam satuan geografis. Ekoregion yang rawan gempa bumi dan tsunami adalah Pulau Mentawai.

Kawasan rawan tsunami merupakan kawasan yang berhadapan langsung dengan pertemuan antarlempeng tektonik. Gerakan lempeng tektonik dapat menyebabkan gempa bawah laut. Jika gempanya terlalu besar, maka dapat memicu tsunami.

Posisi Pulau Mentawai berhadapan langsung dengan pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia pada bagian barat Sumatra. Hal tersebut menyebabkan wilayah ini sangat rawan tsunami dan gempa bumi, misalnya saat gempa Aceh 26 Desember 2004.

Mengenal Ekoregion Laut Indonesia

Ilustrasi untuk Ekoregion yang Rawan Gempa Bumi dan Tsunami adalah. Sumber: Unsplash/Lrns

Ekoregion laut merupakan perairan besar yang berisi spesies, komunitas alam, dan kondisi lingkungan yang berada dalam suatu lingkup geografis. Sebagai negara kepulauan dengan wilayah laut yang luas, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk membuat ekoregion laut Indonesia.

Berikut beberapa ekoregion laut Indonesia beserta karakteristiknya.

1. Ekoregion Selat Malaka

Ekoregion Selat Malaka berlokasi di sekitar Selat Malaka, Semenanjung Malaysia, dan Pulau Bintan. Ekoregion ini memiliki karakteristik keragaman hayati, terumbu karang, dan gugusan pantai yang menawan. Ekoregion ini memiliki sejumlah potensi, yaitu pariwisata, pelayaran internasional, dan lainnya.

2. Ekoregion Laut Natuna

Ekoregion Laut Natuna memiliki karakteristik keanekaragaman hayati dan kekayaan jenis ikan. Ekoregion ini berpotensi menjadi perolehan migas di Indonesia.

3. Ekoregion Selat Makassar

Ekoregion Selat Makassar menghubungkan Pulau Kalimantan dan Sulawesi. Ekoregion ini kaya akan keanekaragaman hayati dan perikanan. Selain itu, ekoregion ini memiliki beberapa cekungan yang berpotensi sebagai tempat wisata, penghasil migas, dan produksi ikan tangkap.

Baca juga: Bencana Alam oleh Gejala Endogen serta Aktivitas Tektonisme dan Vulkanisme

Ekoregion yang rawan gempa bumi dan tsunami adalah Pulau Mentawai. Pulau Mentawai rawan gempa bumi dan tsunami karena berhadapan langsung dengan pertemuan antarlempeng tektonik. (KRIS)