Elemen-Elemen Dasar Tari dan Fungsinya dalam Seni

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Komposisi tari adalah kegiatan merangkai dan menata gerak hingga menjadi satu bentuk seni tari. Komposisi ini berupa susunan atau kesatuan struktural elemen-elemen dasar tari.
Bentuk pertunjukan tari merupakan keseluruhan suatu penyajian tari. Fungsinya untuk mengungkapkan ekspresi jiwa manusia yang dikomunikasikan melalui gerak dan irama yang beraturan.
Elemen-Elemen Dasar Tari yang Perlu Diketahui
Tari adalah gerak dari keseluruhan anggota tubuh manusia, yang disusun selaras dengan irama musik. Berdasarkan buku Pembelajaran Seni Tari, Anestia Wardani (2023:22), elemen-elemen dasar tari adalah sebagai berikut.
1. Gerak
Gerak merupakan unsur penunjang utama dalam seni tari, karena dengan gerak terjadinya perubahan tempat, perubahan posisi dari benda, tubuh penari atau sebagian tubuh penari.
Ragam gerak dilakukan oleh beberapa elemen bagian-bagian tubuh penari, yaitu kepala, tangan, kaki, dan badan. Kesan keindahan yang ditimbulkan dari bentuk gerak adalah kesan lincah, dinamis, tegas, dan kuat.
2. Tenaga
Dalam melakukan gerak, diperlukan tenaga. Komponen tenaga dalam mewujudkan suatu gerakan tari sangat penting untuk memunculkan karakter atau jiwa.
Tenaga dalam tari dapat diatur oleh penari untuk memunculkan karakter dan dinamika. Penggunaan tenaga dalam tari meliputi intensitas, aksen, dan kualitas.
3. Ruang
Penari dapat bergerak karena memiliki desain ruang di dalam gerakannya. Ruang gerak penari dibedakan menjadi dua, yaitu
Ruang gerak yang diciptakan oleh penari, adalah batas ruang untuk melakukan gerak sesuai dengan gerakan yang mampu dilakukan oleh penari.
Ruang pentas, adalah arena yang dilalui penari dalam melakukan gerak.
Ruang memiliki aspek-aspek pendukung di dalamnya, antara lain garis, volume, arah, level, fokus pandang, dan pola lantai.
4. Waktu
Waktu dapat dikatakan sebagai durasi atau lamanya pertunjukan tari dipentaskan. Waktu dalam gerak berkaitan dengan cepat dan lambatnya gerak (tempo), ritme, dan durasi.
Fungsi Seni Tari
Diambil dari buku Koreografi Seni Tari Berkarakter Islami, Arina Restian (2019:56), fungsi tari adalah sebagai berikut:
Tari sebagai sarana upacara.
Tari sebagai sarana hiburan.
Tari sebagai sarana seni pertunjukan.
Tari sebagai media pendidikan.
Tari sebagai refleksi dan validasi organisasi sosial.
Baca juga: 4 Alasan Mengapa Kostum dan Tata Rias Menjadi Unsur Pendukung Tari
Kombinasi elemen-elemen dasar tari akan memunculkan karakteristik bentuk komposisi tari. Komposisi ini meliputi desain, iringan, kostum, tata cahaya, tata panggung dan penyusunan tema tarian.(DK)
