Etika Pergaulan dengan yang Lebih Tua dalam Islam yang Wajib Dipahami

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengetahui etika pergaulan dengan yang lebih tua dalam Islam merupakan suatu keharusan. Karena orang yang lebih tua telah banyak berjasa mewariskan sesuatu yang bermanfaat untuk generasi berikutnya.
Dalam agama Islam, dijelaskan bahwa menghormati orang yang lebih tua usianya adalah kewajiban yang telah ditetapkan oleh Allah Swt. Artinya, Allah Swt. akan memberikan pahala yang besar kepada hamba-Nya yang berlaku hormat kepada orang yang lebih tua usianya.
Etika Pergaulan dengan yang Lebih Tua dalam Islam
Lantas, seperti apakah etika pergaulan dengan yang lebih tua dalam Islam? Di dalam Islam, menghormati orang yang lebih tua usianya, terlebih kedua orang tua, saudara-saudarinya, serta teman-temannya, merupakan suatu kewajiban yang memiliki nilai kemuliaan.
Rasulullah saw. bersabda "Sebagian dari tanda memuliakan Allah ialah menghormati orang muslim yang telah putih rambutnya" (HR. Abu Dawud). Maksudnya, seorang muslim harus menghormati orang muslim yang lebih tua usianya.
Orang-orang yang lebih tua dari yang terdekat dan paling berhak diutamakan untuk dihormati adalah kedua orang tua. Selain kepada orang tua kita, umat muslim dianjurkan untuk menghormati setiap orang yang lebih tua.
Tentang pentingnya penghormatan kepada orang yang lebih tua, Nabi saw. bersabda, "Bibi itu sama kedudukannya dengan ibu" (HR. At-Turmudzi). Dalam hadis dari Ibnu Umar Ra., Nabi Nabi Muhammad saw. juga bersabda, "Sebaik-baik kebaktian seseorang ialah menyambung kasih sayang dengan teman-teman ayahnya."
Adapun beberapa adab atau etika ketika bergaul dengan orang yang lebih tua dalam Islam menurut buku Pendidikan Agama Islam: Akidah Akhlak untuk Madrasah Aliyah Kelas XII, Toto Adidarmo, dkk., (2016:63), adalah sebagai berikut.
Menghormatinya dan menghargai kedudukannya.
Bertindak yang santun dan penuh kasih kepadanya.
Berperilaku yang patut dan sopan kepadanya.
Bertutur kata yang baik dan tidak menyinggung perasaannya.
Membantunya dalam hal-hal yang sulit dilakukan disebabkan faktor usia.
Mengutamakannya dalam berjalan, berdialog, dan berpendapat.
Mengutamakannya dalam menggunakan fasilitas umum, seperti memberikan tempat duduk di dalam bus kota atau ruang tunggu di perkantoran.
Baca juga: Memahami Alasan Kenapa Kita Harus Menghormati dan Menaati Guru
Demikianlah penjelasan tentang etika pergaulan dengan yang lebih tua dalam Islam. Pastikan untuk saling menghormati antar sesama kapan pun dan dimana pun berada. (Adm)
