Fakta dan Pengaruh Perubahan Cuaca bagi Transportasi Udara

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa pengaruh perubahan cuaca bagi transportasi udara? Perubahan cuaca memiliki pengaruh yang signifikan terhadap transportasi udara, terutama dalam sektor keselamatan dan keamanan penerbangan.
Contohnya adalah kondisi angin ribut dan hujan lebat yang mengakibatkan penundaan keberangkatan. Maskapai penerbangan biasanya terpaksa melakukan penundaan guna mencegah risiko kecelakaan, baik itu saat lepas landas, terbang, maupun mendarat.
Apa Pengaruh Perubahan Cuaca bagi Transportasi Udara?
Cuaca merupakan faktor penting bagi keberlangsungan transportasi udara. Jika cuaca cerah dan tenang, aktivitas penerbangan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, serta sesuai agenda. Jika cuaca buruk, aktivitas penerbangan dapat mengalami gangguan.
Dikutip dari jurnal Pengaruh Kondisi Cuaca Penerbangan terhadap Beban Kerja Mental Pilot, Saputra, dkk. (2015: 160), moda transportasi udara merupakan moda yang sangat bergantung pada keadaan dan perubahan cuaca, baik saat lepas landas, saat pesawat berada di udara, maupun saat melakukan pendaratan.
Lantas apa pengaruh perubahan cuaca bagi transportasi udara? Berdasarkan pemaparan di atas, jelas bahwa perubahan cuaca memengaruhi tiga aspek penerbangan yang meliputi kegiatan lepas landas, terbang, dan mendarat.
Aspek tersebut sangat bergantung dengan kondisi cuaca karena berkaitan dengan keselamatan dan keamanan penerbangan. Hal itu berarti bahwa pengetahuan tentang kondisi dan perubahan cuaca sangat penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan penerbangan.
Fakta Lain tentang Pengaruh Keadaan Cuaca terhadap Penerbangan
Selain memengaruhi keselamatan dan keamanan penerbangan secara umum, keadaan cuaca juga memengaruhi keputusan maskapai penerbangan. Jika cuaca terlalu buruk, maskapai biasanya melakukan penundaan atau penyesuaian jadwal keberangkatan.
Fakta lainnya adalah keadaan cuaca dapat memengaruhi beban kerja mental pilot. Kondisi itu dapat terjadi karena berbagai macam faktor.
Mengutip dari jurnal yang sama, Saputra, dkk. (2015: 167), kondisi yang paling membebani untuk kelompok pilot berusia kurang dari 30 tahun terhadap fenomena keadaan cuaca penerbangan dari yang tertinggi sampai yang terendah, yaitu:
Perubahan kondisi angin;
Jarak pandang;
Awan;
Ceiling;
Temperatur; dan
Tekanan udara.
Baca juga: Ulasan tentang Jenis Moda Transportasi Darat, Laut, dan Udara
Jadi, apa pengaruh perubahan cuaca bagi transportasi udara? Perubahan cuaca dapat memengaruhi berbagai unsur penerbangan. Contohnya, keselamatan dan keamanan penerbangan, keputusan maskapai penerbangan, serta beban kerja mental pilot. (AA)
