Konten dari Pengguna

Fakta Halte Jaga Jakarta, Fasilitas Publik yang Sempat Terbakar saat Demonstrasi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi  Fakta Halte Jaga Jakarta, sumber gambar unsplash/Pradamas Giffary
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Fakta Halte Jaga Jakarta, sumber gambar unsplash/Pradamas Giffary

Belakangan ini, fakta Halte Jaga Jakarta banyak dicari oleh warganet karena sempat kebakaran akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab.

Sebelumnya, Halte Jaga bernama Halte Transjakarta Senen Sentral. Halte ini menjadi salah satu ikon transportasi publik dan selalu ramai dipadati penumpang. Jika sering menggunakan bus, penting untuk mengetahui fakta tentang halte tersebut.

5 Fakta Halte Jaga Jakarta

Ilustrasi Fakta Halte Jaga Jakarta, sumber gambar unsplash/Andri Aprianto

Ada sejumlah fakta Halte Jaga Jakarta yang perlu diketahui bagi masyarakat yang belum paham. Beberapa fakta tersebut di antaranya yaitu:

1. Perubahan Nama

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Halte TransJakarta awalnya bernama Halte Senen Sentral. Halte ini rusak parah karena pembakaran dan vandalisme selama demonstrasi pada 29 Agustus 2025.

Mengutip Instagram @pt_transjakarta, usai direnovasi secara intensif oleh Pemprov DKI, halte ini diresmikan dengan nama Halte Jaga Jakarta oleh Gubernur Jakarta, Pramono Anung pada 8 September 2025.

2. Makna Nama Baru

Pramono Anung tidak menjelaskan secara rinci arti nama baru dari Halte Senen Sentral. Namun, nama "Jaga Jakarta" mengandung pesan kuat tentang pentingnya menjaga fasilitas umum dan ruang publik di Jakarta.

Mengingat, menjaga kota tidak cukup dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama warga Jakarta.

3. Instalasi Peringatan di Dalam Halte

Sebagai bentuk peringatan, Halte Jaga Jakarta kini mempunyai instalasi berupa barang-barang sisa kebakaran yang terdisplay di dalam kotak kaca berbingkai biru.

Barang tersebut mencakup mesin tap,televisi rusak, papan petunjuk arah, kerangka blower, dan bongkahan guiding block yang hangus terbakar. Tujuan adanya instalasi ini untuk menyampaikan pesan agar tindakan vandal tidak terjadi lagi.

4. Pemulihan yang Cepat

Kerusakan pada halte mulai direnovasi pada 30 Agustus 2025, sehari setelah insiden kebakaran. Saat diresmikan pada 8 September 2025, layanan TransJakarta telah pulih sepenuhnya dan beroperasi normal. Angkutan bus listrik juga turut diluncurkan untuk mendukung mobilitas masyarakat.

5. Semangat Gotong Royong Membangun Halte

Peresmian Halte Jaga Jakarta menjadi momen penting bagi masyarakat maupun pengemudi ojek online. Pasalnya, mereka dengan sukarela membantu membersihkan dan memperbaiki halte pascademo.

Baca juga: Apakah Benar Ada Wacana LRT Bandung? Ini Beritanya

Fakta Halte Jaga Jakarta menjadi pengingat bagi warga Jakarta dan sekitarnya untuk menjaga fasilitas umum saat demonstrasi. Dengan begitu, diharapkan tumbuh kesadaran untuk senantiasa menjaga fasilitas publik. (DLA)