Faktor, Dampak, dan Cara Mengatasi Westernisasi di Kalangan Remaja Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat ini zaman semakin modern sehingga perkembangan teknologi dan informasi berjalan dengan sangat pesat. Mudahnya mengakses informasi dan perkembangan teknologi menyebabkan perubahan budaya sosial di Indonesia. Budaya barat di Indonesia pun dapat ditemui dengan mudah. Banyak kalangan remaja di Indonesia yang lebih menyukai barang-barang, pakaian, makanan, bahkan artis dari luar negeri. Gaya hidup yang meniru budaya barat dianggap lebih “keren”. Hal tersebut yang dinamakan westernisasi. Lalu apa saja faktor, dampak, dan cara mengatasi westernisasi? Simak ulasannya berikut ini.
Faktor, Dampak, dan Cara Mengatasi Westernisasi pada Remaja
Mengutip Koentjaraningrat dalam buku dengan judul Geografi Pembangungan karya Fernanda (2020), westernisasi diartikan sebagai satu peniruan gaya hidup orang barat yang dilakukan masyarakat secara berlebihan, pergaulan, kebiasaan, proses gaya hidup dan lain sebagainya. Westernisasi masuk ke Indonesia dengan mudah karena faktor globalisasi. Berikut beberapa contoh faktor westernisasi:
Karya yang mengandung unsur kebaratan
Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap westernisasi
Perkembangan teknologi dan informasi
Kurangnya penguasaan IPTEK
Keinginan untuk bebas seperti negara barat
Dampak Westernisasi
Kalangan remaja memiliki peran penting dalam menjaga kesatuan dan keutuhan Indonesia. Segala ancaman yang dapat merusak kalangam remaja harus dihindari. Salah satu ancaman bagi kalangan remaja adalah westernisasi. Westernisasi memiliki dampak negatif bagi remaja, namun terdapat beberapa dampak positif dari masuknya budaya barat. Berikut dampak westernisasi tersebut:
Dampak Negatif
Kebudayaan dan paham barat bisa merusak moral bangsa
Gaya hidup lebih konsumtif
Berkurangnya jiwa nasionalisme
Adanya perilaku menyimpang
Meninggalkan kebudayaan Indonesia
Dampak Positif
Teknologi dan ilmu pengetahuan lebih maju
Akulturasi budaya
Penggunaan bahasa asing dalam berkomunikasi
Meski memiliki dampak positif, kita harus mencegah dampak negatif dari masuknya westernisasi. Hal yang harus dilakukan adalah bijak dalam mengadopsi budaya barat dengan cara menyaring informasi negative yang tidak sesuai dengan norma dan agama di Indonesia. selanjutnya adalah menumbuhkan semangat nasionalisme dengan terus berpegang teguh kepada peraturan dan mengamalkan sila yang ada di dalam pancasila. Selain itu harus membiasakan membeli dan menggunakan produk dalam neger. Cara yang terakhir adalah tidak mengikuti budaya bebas yang menyimpang.
Itulah faktor, dampak, dan cara mengatasi westernisasi pada remaja. Perlu diingat bahwa kita harus menanamkan jiwa nasionalisme sejak kecil agar terhidar dari dampak negatif westernisasi. Semoga artikel ini menambah wawasanmu seputar westernisasi ya. (FAR)
