Faktor Keberhasilan Dakwah Nabi Muhammad Saw. dalam Menyampaikan Risalah Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nabi Muhammad saw. sebagai rasul terakhir dalam ajaran Islam merupakan panutan yang sukses dalam melakukan dakwah. Salah satu faktor keberhasilan dakwah Nabi Muhammad saw. dalam menyampaikan risalah Islam adalah akhlak yang mulia.
Rasulullah saw. mampu menunjukkan kemuliaan akhlak kepada setiap orang, baik itu para sahabatnya maupun orang-orang yang memusuhinya. Rasulullah saw. mampu melakukan itu karena Allah Swt. yang menghendakinya.
Salah Satu Faktor Keberhasilan Dakwah Nabi Muhammad Saw. dalam Menyampaikan Risalah Islam adalah Akhlak Mulia
Nabi Muhammad saw. merupakan nama nabi sekaligus rasul yang selalu menjadi panutan bagi umat muslim. Hal itu terjadi karena Nabi Muhammad saw. memiliki sifat dan sikap yang mampu menjadi suri teladan yang baik bagi manusia.
Suri teladan dari Rasulullah saw. dapat terlihat dari keberhasilannya dalam menyampaikan risalah Islam. Salah satu faktor keberhasilan dakwah Nabi Muhammad saw. dalam menyampaikan risalah Islam adalah akhlak yang mulia.
Dikutip dari buku Konsep Pendidikan Islam dalam Perspektif Abuddin Nata, KH. Abdullah Syafi'i, Ahmad Tafsir, Jalaluddin Rakhmat dan Buya Hamka, Jamil, dkk. (2023: 288), sejarah telah mencatat bahwa salah satu faktor terbesar keberhasilan Rasulullah saw. adalah keagungan dan ketinggian akhlaknya.
Ayat Al-Qur'an tentang Akhlak Rasulullah Saw.
Rasulullah saw. tidak hanya memiliki dan mencontohkan akhlak baik tersebut kepada keluarga atau sahabatnya. Rasulullah saw. juga melakukan hal yang demikian kepada orang-orang yang memusuhi atau orang yang menjadi lawannya.
Keagungan dan ketinggian akhlak Rasulullah saw. bahkan tercantum dalam Al-Qur’an, tepatnya pada Surat Al Qalam ayat 4. Dikutip dari laman Qur’an Kemenag, quran.kemenag.go.id, berikut adalah Surat Al Qalam ayat 4.
وَاِنَّكَ لَعَلٰى خُلُقٍ عَظِيْمٍ
Wa innaka la‘alā khuluqin ‘aẓīm(in).
Artinya: “Sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang agung.”
Kemuliaan akhlak Rasulullah saw. tentu tidak terjadi secara begitu saja, melainkan karena Allah Swt. menghendaki itu dan Rasulullah saw. juga memiliki iman kepada Allah Swt. Wallahu a’lam bishawab.
Baca juga: Bukit Tursina adalah Tempat Nabi Musa AS untuk Kaum Apa? Ini Jawabannya
Demikian menjadi jelas bahwa salah satu faktor keberhasilan dakwah Nabi Muhammad saw. dalam menyampaikan risalah Islam adalah akhlak mulia. Oleh karena itu, tidak heran jika Rasulullah saw. menjadi suri teladan bagi pemeluk agama Islam. (AA)
