Faktor Pendorong Utama Terjadinya Interaksi Antar Ruang

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Interaksi antar ruang adalah interaksi antara ruang satu dan ruang yang lain dalam rangka mengelola ruang-ruang di permukaan bumi berdasarkan potensi dan permasalahan serta berkaitan suatu ruang dengan ruang lainnya. Faktor pendorong utama terjadinya interaksi antar ruang adalah tiga hal berikut ini.
Baca juga: 5 Interaksi yang Terjadi dalam Lingkungan Alam
Faktor Pendorong Utama Terjadinya Interaksi Antar Ruang di Dunia
Dikutip dari buku Explore Ilmu Pengetahuan Sosial Jilid 1 untuk SMP/MTs Kelas VII karya Mulya, Yuliana, dan Nina Andini, (Penerbit Duta) dijelaskan bahwa bahwa faktor pendorong utama terjadinya interaksi antar ruang adalah keadaan saling melengkapi, kesempatan untuk berinteraksi, dan keadaan yang dapat dipindahkan. Berikut penjelasannya:
1. Adanya wilayah yang saling melengkapi (regional complementary)
Adanya wilayah yang saling melengkapi, artinya suatu kondisi saling melengkapi yang terjadi pada wilayah-wilayah yang memiliki potensi sumber daya alam yang berbeda.
Wilayah-wilayah tersebut melakukan interaksi antarruang untuk memenuhi kebutuhan wilayahnya. Interaksi antar ruang yang dilakukan memiliki dampak positif bagi perdagangan antar wilayah.
2. Adanya kesempatan untuk berinteraksi (intervening opportunity)
Adanya kesempatan untuk berinteraksi, artinya adanya kesempatan suatu wilayah dalam interaksi antarruang untuk menawarkan alternatif pemenuhan kebutuhan yang lebih baik.
Dengan kata lain, pihak ketiga tersebut mampu memenuhi salah satu kebutuhan wilayah yang saling berinteraksi sehingga pihak ketiga akan melemahkan interaksi antar ruang yang telah terjadi.
3. Adanya kemudahan melakukan perpindahan dalam ruang (spatial transferability)
Adanya kemudahan melakukan perpindahan dalam ruang, artinya adanya interaksi yang dapat memudahkan pemindahan, baik berupa manusia, gagasan, informasi, maupun barang.
Faktor yang berkaitan dengan kemudahan pemindahan manusia, gagasan, informasi, dan barang adalah jarak mutlak, biaya transportasi antar wilayah, serta kemudahan dan kelancaran sarana transportasi.
Contoh Interaksi Antar Ruang
Beberapa contoh adanya interaksi antar ruang di Indonesia adalah sebagai berikut
Peristiwa banjir bandang di Garut terjadi karena adanya alih fungsi lahan di Bayongbong. Cikajang, dan Pasir Wangi. Kondisi ini semakin diperparah dengan banyaknya penebangan hutan di wilayah Gunung Guntur, Papandayan, Darajat, dan Cikuray. Adanya alih fungsi lahan dan penebangan hutan memicu terjadinya peningkatan lahan kritis yang mencapai 50 ribu hektar. Akibatnya, saat hujan turun, air Sungai Cimanuk meluap dan tidak adanya hutan lindung sebagai penahan air sehingga terjadi banjir bandang di wilayah Garut. Jawa Barat.
Jakarta yang menjadi pusat pemerintahan dan ibu kota Indonesia memiliki berbagai jenis lapangan pekerjaan. Selain itu, upah minimum regional di wilayah DKI Jakarta lebih besar dibandingkan dengan wilayah lainnya. Oleh karena itu, banyak masyarakat dari desa atau wilayah lain melakukan perpindahan ke Jakarta untuk bekerja atau mencari pekerjaan.
Sulawesi merupakan salah satu wilayah penghasil kakao terbesar di Indonesia. Kakao merupakan bahan pokok dalam pembuatan coklat. Oleh karena itu, kakao yang dihasilkan di Sulawesi didistribusikan ke seluruh wilayah di Indonesia sehingga terjadilah perdagangan antar wilayah.
Demikian adalah pembahasan mengenai faktor pendorong utama terjadinya interaksi antar ruang di dunia. (WWN)
