Konten dari Pengguna

Faktor Penentu Kalah Menangnya Seorang Pelari adalah Teknik Melewati Garis Finis

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Faktor Penentu Kalah Menangnya Seorang Pelari adalah Teknik. Sumber: Unsplash/Jonathan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Faktor Penentu Kalah Menangnya Seorang Pelari adalah Teknik. Sumber: Unsplash/Jonathan

Faktor penentu kalah menangnya seorang pelari adalah teknik melewati garis finis. Dalam perlombaan lari, pelari yang lebih dulu mencapai garis finis adalah pemenangnya. Untuk itu, teknik ini penting untuk dipahami.

Lari jarak pendek merupakan salah satu olahraga atletik. Untuk bisa memenangkan pertandingan ini, pelari harus mengerti semua teknik-tekniknya.

Faktor Penentu Kalah Menangnya Seorang Pelari adalah Teknik Melewati Garis Finis, Ini Penjelasannya

Ilustrasi untuk Faktor Penentu Kalah Menangnya Seorang Pelari adalah Teknik. Sumber: Unsplash/Joshua Hoehne

Mengutip dari Mengenal Olahraga Atletik (Cabang Lari dan Lempar), Yuliatin dan Haryanto (2012:24), lari jarak pendek adalah salah satu nomor lari cepat. Lari jarak pendek juga disebut sebagai sprint.

Faktor penentu kalah menangnya seorang pelari adalah teknik melewati garis finis. Pelari yang bagian tubuhnya sudah dalam bidang vertikal dan sisi terdekat maka dianggap sudah masuk garis finis. Berikut ini adalah teknik melewati garis finis.

  • Terus lari tanpa mengubah sikap lari

  • Dada dimajukan atau kepala ditundukkan dan kedua tangan lurus ke belakang

  • Salah satu sisi bahu maju ke depan atau dada diputar ke salah satu sisi

  • Lari secepat mungkin sampai beberapa meter setelah garis finis.

Selain itu, pelari juga harus memperhatikan beberapa hal ketika memasuki garis finis sebagai berikut.

  • Kecepatan dan lebarkan langkah

  • Selalu berkonsentrasi untuk mencapai garis finis

  • Hindari melakukan gerakan secara berlebihan yang dapat menimbulkan ketegangan

  • Jangan menengok ke belakang untuk melihat lawan

  • Hindari melompat dan memperlambat langkah.

Teknik Lari Jarak Pendek

Ilustrasi untuk Faktor Penentu Kalah Menangnya Seorang Pelari adalah Teknik. Sumber: Unsplash/Braden Collum

Selain menguasai teknik melewati garis finis, pelari juga harus memahami teknik lain dalam lari jarak pendek. Berikut adalah teknik start dan teknik saat berlari.

1. Teknik Start

Terdapat beberapa teknik start untuk nomor lari jarak pendek sebagai berikut.

  • Start pendek (bunch start): posisi kaki kiri di depan dan lutut kaki kanan ada di sebelah kaki kiri dengan jarak sekitar satu kepalan tangan lalu letakkan kedua kaki di belakang garis start.

  • Start menengah (medium start): posisikan kaki kiri di depan dan lutut kaki kanan di sebelah tumit kaki kiri dengan jarak satu kepal tangan. Letakkan kedua tangan di belakang garis start.

  • Start panjang (long start): kaki kiri diletakkan di depan lutut kaki kanan dengan jarak sekitar satu kepalan tangan. Letakkan kedua tangan di belakang garis start.

2. Teknik Saat Berlari

Berikut ini adalah teknik saat berlari untuk nomor lari jarak pendek.

  • Setelah ada aba-aba ‘Yak’, pelari melesat ke depan

  • Pendaratan kaki menggunakan telapak kaki bagian depan

  • Badan dicondongkan ke depan dan pandangan lurus ke arah depan

  • Lengan diayunkan dengan kuat ke depan dada dan kepalkan tangan.

Baca juga: Latihan untuk Meningkatkan Kecepatan Lari Nomor Jarak Pendek

Jadi, faktor penentu kalah menangnya seorang pelari adalah teknik melewati garis finis. Semoga bisa menambah wawasan. (KRIS)