Faktor Penyebab Pencemaran Tanah dan Dampaknya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pencemaran lingkungan adalah masalah besar yang harus kita perhatikan. Namun, kebanyakan orang akan menganggap yang bisa tercemar hanya air dan udara saja. Padahal tanah juga bisa tercemar. Apa saja penyebab pencemaran tanah?
Selain air dan udara, manusia juga memerlukan tanah untuk bisa bertahan hidup. Salah satu fungsi tanah adalah sebagai media untuk bercocok tanam. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengerti apa penyebab pencemaran tanah agar bisa melakukan pencegahan.
Baca juga: Mengenal Circular Fashion, Gerakan yang Ramah Lingkungan
Penyebab Pencemaran Tanah
Pertama, kita harus memahami apa pencemaran tanah itu? Handoko, dkk dalam buku Pencemaran Lingkungan (2022) menjelaskan bahwa pencemaran tanah merupakan penurunan tingkat produktivitas tanah karena adanya bahan pencemar tanah.
Sembel dalam Etika Lingkungan oleh Hudha, dkk (2018) menyatakan bahwa penyebab pencemaran tanah bisa dikategorikan menjadi:
1. Pencemaran Tanah secara Langsung
Penyebab pertama adalah pencemaran secara langsung. Contohnya adalah melalui penggunaan pupuk dan pestisida yang berlebihan, dan pembuangan limbah yang tidak bisa diuraikan seperti plastik, kaleng, dan sebagainya.
2. Pencemaran Tanah Melalui Air
Selanjutnya adalah pencemaran tanah melalui air. Hal ini bisa terjadi jika air yang sudah tercemar bahan berbahaya terkena tanah. Akibatnya adalah jasad yang hidup di dalam dan permukaan tanah bisa terganggu.
Contohnya adalah penggunaan detergen secara berlebihan akan mencemari tanah jika air bercampur detergen tersebut masuk ke dalam tanah.
3. Pencemaran Tanah Melalui Udara
Yang terakhir adalah pencemaran tanah melalui udara. Udara yang sudah tercemar akan menurunkan hujan yang mengandung polutan (hujan asam) yang berakibat tercemarnya tanah.
Dampak Pencemaran Tanah
Tanah memiliki peranan yang sangat penting bagi makhluk hidup, sehingga tanah yang tercemar akan memberikan banyak dampak buruk sebagai berikut:
Dampak terhadap pertanian. Tanah yang sudah tercemar akan berakibat pada menurunnya hasil pertanian.
Dampak terhadap ekosistem. Perubahan kimia pada tanah bisa menyebabkan perubahan metabolisme organisme yang hidup di lingkungan tersebut. Bahkan bisa berakibat musnahnya beberapa spesies primer pada rantai makanan.
Dampak terhadap kesehatan. Tanah yang tercemar bisa berdampak buruk terhadap kesehatan seperti iritasi mata, ruam kulit, sakit kepala, kerusakan otak, kerusakan ginjal, dan sebagainya.
Demikian ulasan tentang berbagai penyebab pencemaran tanah dan dampaknya. Beberapa solusi mudah untuk mengurangi polusi tanah adalah menerapkan 3 R (Reduce, Reuse, and Recycle) dan mulai menggunakan produk-produk ramah lingkungan. (KRIS)
